Dua Polisi Dikeroyok Tukang Parkir, Gara-garanya Rebutan Ini – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Dua Polisi Dikeroyok Tukang Parkir, Gara-garanya Rebutan Ini

FAJAR.CO.ID PONTIANAK – Nasib sial tengah menimpa dua anggota Satuan Sabhara Polresta Pontianak, Bripda Sopiar dan Bripda Dedi Satria.

Keduanya dikeroyok preman di lokasi Festival Kuliner Imlek dan Capgome 2017 di Jalan Diponegoro, Pontianak Kota, Jumat (10/2) pukul 23.30.

Informasi yang dihimpun di lapangan, pengeroyokan itu buntut dari tidak terimanya beberapa pemuda ketika dilerai dan ditenangkan polisi.

Saat itu mereka berseteru soal pengelolaan lahan parkir di lokasi festival tersebut.

“Tadi saya lihat ada preman-preman yang ribut soal lahan parkir. Lalu dua orang datang melerai dan menenangkan. Namun setelah tenang, tiba-tiba preman itu datang kembali membawa rekan-rekannya menemui dan mengeroyok dua orang itu. Rupanya dua orang itu adalah anggota polisi (pakaian bebas),” kata Masdian, salah seorang pengujung Fetival Kuliner dikutip, Minggu (12/2).

Warga Pontianak Utara ini mengatakan, pengeroyokan tersebut dilakukan lebih dari lima orang.

“Saya kurang tahu pasti. Karena tadi suasana di sini jadi tegang. Yang jelas lebih dari lima orang,” katanya.

Belum diketahui pasti berapa orang yang melakukan pengeroyokan tersebut. Namun, tak menunggu lama pasca kejadian, dua pemuda yang diduga ikut mengeroyok diciduk polisi.

Keduanya Tari, 21, pria asal Kayu Manis 1, dan M Ipandi, 26, warga Jalan Tebu, Gang Padat Karya, Pontianak Barat.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Iwan Imam Susilo membenarkan kejadian tersebut. Saat ini anggotanya sedang melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus.

“Dua pelaku sudah ditangkap. Saat ini anggota sedang selidiki dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku lainnya,” katanya.

Bercermin pada kejadian ini, Iwan berencana akan menggandeng TNI AD dalam hal ini Kodim 1207/BS Pontianak, ikut melakukan penertiban terhadap preman.

“Siapa pun dia, bila sudah membuat resah masyarakat, itu namanya preman. Dan itu yang akan kita tertibkan. Bila ditemukan tindak pidana, akan kita proses hukum,” tegasnya.

Click to comment
To Top