Ingin Jauh dari Kanker, Hindari Makanan Pedas dan Panas – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kesehatan

Ingin Jauh dari Kanker, Hindari Makanan Pedas dan Panas

FAJAR.CO.ID – Aneka macam kuliner membuat lidah tertarik untuk mencoba setiap menu baru. Cita rasa masyarakat Indonesia paling suka dengan rasa yang pedas dengan rempah-rempah.

Boleh saja mencicipi sesekali dan memastikan makanan tersebut sehat.

Namun banyak makanan jajanan yang ditambahkan dengan Bahan Tambahan Pangan (BTP) berbahaya. Konsumsi makanan panas dan pedas dalam jangka waktu yang lama juga dapat memicu penyakit kanker.

Banyak jajanan seperti cilok, cilor, seblak, mi ayam, bakso, dan makanan lainnya yang paling enak jika disantap panas dengan rasa super pedas. Hati-hati, makanan seperti itu dapat mengganggu proses pencernaan.

“Jadi sebenernya di antara kita, ada sel yang berbakat jadi kanker. Cuma tergantung dari daya tahan dan faktor yang stimulusnya. Misalnya polusi udara, makanan berlemak, makanan pedas, dan terlalu panas. Dikonsumsi dalam jangka waktu sangat lama,” tegas Pakar Kesehatan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) Agung Waluyo, Minggu (12/2).

Agung menjelaskan tubuh memiliki alarm yang dapat membatasi kebiasaan makan yang buruk. Namun tergantung apakah orang tersebut bisa membaca peringatan itu atau tidak.

“Barangkali pasien yang menderita kanker di saluran pencernaan, sebelum dia derita kanker di saluran pencernaan, sudah ada tanda-tanda,” jelasnya.

Misalnya di dalam usus sering terjadi gangguan kronis seperti terlalu sering diare atau terlalu sering sakit lambung. Karena mungkin konsumsi makanan pedas, panas, dan berlemak yang terlampau sering.

“Kita enggak mungkin menghindari itu, paling kita bisa membatasi. Cilok pedas banget ya sudahlah 1-2 biji masih oke,” ungkap Agung.

Faktor genetik juga bisa mempengaruhi risiko kanker. Seseorang berpenyakit kanker rata-rata memiliki riwayat keluarga atau keturunan penyakit kanker. Faktor ini kemudian dirangsang dengan pola hidup yang buruk.

To Top