Istri Sakit Hati Dipanggil Bebek Mentok oleh Suami, Akhirnya… – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Istri Sakit Hati Dipanggil Bebek Mentok oleh Suami, Akhirnya…

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Jalan megal megol ke sana ke mari bikin Karin, 39, punya panggilan khusus dari keluarga, teman sampai suaminya, Donwori, 40.

Awalnya sih ia senang-senang saja, tapi ternyata ia memendam sakit hati sampai akhirnya ingin menggugat cerai dan memutus hubungan dengan keluarganya.

Denga wajah yang super sedih, Karin datang ke Pengadilan Agama (PA) klas 1A Surabaya. Ia berencana untuk konsultasi dengan Abdul Kadir, pengacaranya. Karin mengaku saat itu dirinya sedang galau. Ia merasa dikucilkan oleh suami, keluarga dan teman- temannya.

“Ini mendem dari kecil. Apa karena aku pendek dan gembrot begini!,” kata Karin dengan penuh nelongso.

Bentuk tubuh Karin emang gendut. Mirip artis Pretty Asmara. Namun, bedanya bentuk tubuh Karin lebih padat dan seksi. Wajah Karin pun imut dan lebih lucu.

Mulutnya kecil dengan mata besar dan tajam. Menurut warga Asemrowo itu, sejak kecil ia memang dipanggil Bebek Mentok.

Kadang dipanggil Bebek atau kadang hanya Mentok. Ia merasa panggilan itu mengena di hatinya.

Mulanya, ia tak pernah protes. Toh dia senang dengan panggilan itu. Namun, lambat laun ia mulai kesal.

Apalagi, panggilan nama itu tak pernah melihat waktu dan tempat. Tidak hanya di rumah dan tetangga, juga ketika mereka jalan­jalan.

“Sakit hatinya itu pas jalan jalan ke mall. Aku dipanggil Bebek Mentok sama ibu dan suami. Pengunjung lainnya pada tertawa dan melihatnya sinis,” kata dia.

Menurut ibu satu anak itu, sebenarnya kalau panggilan itu hanya ditujukan di rumah atau saat pertemuan keluarga tidak masalah.

Persoalannya sangat sering dilakukan di luar rumah dan keluarga. Karin akhirnya mengaku sangat kesal. Kedua kakaknya sangat bangga mengenalkan nama Bebek Mentok kepada teman­-temannya.

“Bisa enggak ya memutuskan hubungan keluarga di PA. Pokoknya aku ingin putuskan hidup sama suami dan keluarga. Kesal dipanggil Bebek Mentok terus,” jelasnya.

Sementara itu, Kadir menyatakan di PA tidak ada pemutusan hubungan keluarga, hanya hubungan suami istri saja.

“Dipikir dulu sajalah. Saya melihatnya keluarga dan suaminya sangat sayang sama mbaknya (Karin,red),” pungkasnya. (Fajar/jpnn)

Click to comment
To Top