Tak Menyangka Tetangnya Juga Pakai Narkoba, Sekarang Satu Sel – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Tak Menyangka Tetangnya Juga Pakai Narkoba, Sekarang Satu Sel

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA- Samsul Noor (47) dan Mardepiko (41) warga Jalan Otto Iskandardinata, Samarinda Ilir, tidak berkutik saat diamankan jajaran Satreskoba Polresta Samarinda, pada Kamis (9/2) sekitar pukul 16.30 Wita.

Dua warga tersebut terbukti memiliki dan menyimpan narkoba jenis sabu. Namun, dua warga yang bertetangga itu, diamankan dengan waktu berbeda dan bukan merupakan satu jaringan.

Samsul Noor merupakan pemakai sabu pertama yang diamankan petugas saat berada di kediamannya di Gang RT 18 Kelurahan Sidodamai. Kakek dengan dua orang cucu ini tengah santai bersama keluarga. Tak menyangka kediamannya didatangi petugas, Samsu pun sempat berontak.

Usaha Samsu untuk berontak dan mengelak sebagai pemakai sabu rupanya sia-sia terlebih saat petugas berhasil menemukan satu buah pipet berisi sabu yang disembunyikannya di dalam kotak rokok.

Tetap tak ingin dituduh sebagai pemakai, Samsu pun berdalih bahwa pipet berisi sabu itu bukan miliknya. Dan didapatnya dalam saluran air drinase.

“Itu bukan punya saya, sabu itu saya dapat di parit (selokan), tidak tahu punya siapa itu,” ucapnya.

Petugas tak lantas percaya dengan perkataan Samsu dan tetap menggiringnya ke Mapolresta Samarinda untuk menjalani proses hukum selanjutnya.

Selang tak berapa lama ditangkapnya Samsu. Petugas kembali menangkap Mardepiko seorang tukang batu sekaligus penjual sabu tak jauh dari kediamannya masih di lingkungan Gang Keluarga RT 18, yang saat itu tengah bekerja.

Kaget melihat petugas yang datang. Mardepiko tak banyak melakukan perlawanan, dan pasrah saja saat dilakukan penggeledahan pada dirinya. Namun demikian Mardepiko tetap menampik jika dirinya menyimpan sabu.

Penggeledahan pada anggota badan Mardepiko membuahkan hasil. Tak kurang dari 12 poket sabu seberat 6,59 gram ditemukan petugas di dalam kotak permen di saku celana Mardepiko saat itu.

Saat dipertemukan petugas Samsu dan Mardepiko mengaku tidak saling mengetahui tentang kepemilikan sabu, meskipun saling bertetangga. Sebab walau sering bertemu dan bercengkrama tidak pernah menyinggung tentang sabu.

“Tidak pernah dia beli sama saya, baru tahu juga kalau dia pemakai. Kalau sabu ini hanya dititipkan saja kepada saya untuk dijualkan,” Mardepiko.

Sementara itu, Kaur Bin Ops (KBO) Satreskoba Polresta Samarinda, Ipda Edi Susanto menjelaskan, keduanya memang ditangkap di jalan yang sama, karena rumah keduanya berdekatan, dan keduanya sudah saling kenal, namun dirinya masih mendalami lagi tentang jaringan keduanya.

“Pengakuan mereka memang tidak saling tahu tentang keterlibatan dengan narkoba, namun kami masih kembangkan lagi,” singkatnya. (kis/beb)

To Top