Bawaslu Bakal Lakukan Investigasi Temuan Pelanggaran dalam Pilkada – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Pilkada

Bawaslu Bakal Lakukan Investigasi Temuan Pelanggaran dalam Pilkada

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pilkada serentak di 101  daerah di Indonesia telah tuntas digelar pada Rabu (15/2) kemarin, termasuk  di DKI Jakarta. Dalam  pesta demokrasi yang baru digelar ini, ada sejumlah indikasi  kecurangan yang  ditemui.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), ada beberapa bentuk kecurangan yang terekam selama proses pencoblosan digelar kemarin.

Pertama, pemilih salah salah tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak satu kasus. Kedua, pemilih menggunakan formulir C-6 orang lain atau dokumen palsu sebanyak empat kasus.

Berikutnya warga kehilangan hak pilih atau formulir C-6 tidak diberikan ataupun surat suara kurang sebanyak 22 kasus. Keempat, kampanye dengan alat peraga atau intimidasi saat pencoblosan dengan tujuh kasus. Kelima, prosedur pemungutan dan ketidakpahaman KPPS atas surat edaran nomor 151 tahun 2017 sebanyak 40 kasus.

Terakhir adalah TPS yang tidak sesuai standar pendirian dan atau berpindah sebanyak dua kasus.

Melihat situasi ini,  Bawaslu  mengaku akan melakukan investigasi terutama terhadap kasus-kasus ekstrim yang didapat dari laporan anggota di lapangan.

“Kita akan melakukan investigasi untuk kasus-kasus ekstrim,  seperti ratusan orang tidak mencoblos,” kata Koordinator Pengawasan Bawaslu RI Daniel Zuchron di Media Center Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (16/2).

Dari laporan yang disampaikan warga, Daniel berharap  pelanggaran di lapangan tidak didalangi oleh penyelenggara pemilu. “Kita masih melakukan analisis. Mudah-mudahan pengawas dan penyelenggara pemilu menyelesaikan tugasnya secara profesional,” pungkasnya. (Fajar/JPG)

Click to comment
To Top