Benarkah Gairah Bercinta Wanita Berkurang Setelah Setahun Menikah? – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kesehatan

Benarkah Gairah Bercinta Wanita Berkurang Setelah Setahun Menikah?

FAJAR.CO.ID – Pasangan suami istri rata-rata akan mengalami penurunan gairah ritme bercinta setelah setahun  pernikahan. Hal itu berdasarkan survei dari Pakar Kesehatan Hubungan dan Percintaan asal Amerika Serikat (AS) dr Lada Schwartz.

Menurutnya, kehidupan seksual  pasangan  suami istri mulai dingin setelah satu tahun pernikahan. Salah satunya disebabkan menurunnya libido wanita. “Data hasil survei tampaknya menunjukkan bahwa sekitar satu tahun setelah menikah atau hidup bersama, gairah akan turun secara,” katanya seperti dilansir Pop Sugar, Kamis (16/2).

Meski demikian, lanjutnya, jangka waktu tersebut berbeda pada beberapa pasangan. Alasannya, di dalam rumah tangga kehilangan percikan asmara seperti di tahap awal pernikahan. Schwartz menyarankan hal ini bisa dicegah dengan inovasi. Misalnya dengan variasi lingerie yang digunakan, liburan, hingga mengubah nuansa kamar tidur.

“Sesekali boleh mengubah itu. Lalu bisa bicara dari hati ke hati untuk menghangatkan kembali hubungan. Misalnya saya bahagia menikah dengan kamu atau hal romantis lainnya,” ungkap Schwartz

Cara ini bisa kembali membangkitkan energi dan emosi positif di dalam rumah tangga. Hal ini tidak terkait dengan frekuensi seberapa sering pasangan harus berhubungan intim agar rumah tangganya bahagia.

Selama pasangan dalam hubungan merasa saling cinta, pasti gairah akan muncul. Namun terkait frekuensi bercinta, hal itu tidak ada hubungannya. “Namun bisa jadi masalah justru datang dari luar,” jelasnya.

Ada berbagai penyebab libido wanita menurun, termasuk perubahan hormonal dari kehamilan, stres, dan kecemasan. Schwartz menemukan bahwa 40 persen dari semua wanita mengalami masalah seksual dalam kehidupan mereka.

Hal itu bisa saja menjadi fase sementara. Masalah ini bisa disebabkan oleh Disfungsi Seksual Wanita (FSD). Biasanya berlangsung selama empat bulan. Empat jenis FSD meliputi masalah gairah, masalah orgasme, masalah keinginan, dan gangguan nyeri seksual. Gangguan Penurunan Keinginan Seksual (HSDD) juga merupakan istilah yang merujuk pada ketiadaan hasrat seksual yang menyebabkan stres secara emosional.

Di antara 2.501 wanita AS (usia 21-49) dalam survei online Harry Poll sebantak 49 persen sering atau kadang-kadang mengalami masalah dengan gairah. Sebanyak 46 persen wanita sulit mencapai orgasme, namun hanya 4 persen dari mereka yang mencari bantuan profesional tentang hal itu.

“Percayalah kehidupan seksual  penting untuk kesehatan fisik dan emosional. Jika mengalami masalah dalam kehidupan seksual, maka ungkapkan dengan percakapan terbuka bersama pasangan,” jelasnya. (Fajar/JPG)

Click to comment
To Top