Gagal Satu Putaran, Trimedya Minta Ini ke Pendukung Ahok – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Pilkada

Gagal Satu Putaran, Trimedya Minta Ini ke Pendukung Ahok

FAJAR.CO.OD JAKARTA – Meski dipastikan lolos masuk putaran dua, tim pemenangan Basuki-Djarot menilai masih adanya pelanggaran oleh KPPS yang terjadi di basis pendukung mereka.

Dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Trimedya Panjaitan, mengatakan, berbagai pelanggaran yang mereka catat di antaranya, pemilih yang tidak terdaftar di DPT tetapi memiliki e-KTP dan menunjukkan KK kepada KPPS namun tidak diperbolehkan mencoblos.

Ada juga pemilih yang yang tidak terdaftar di DPT tetapi membawa Surat Keterangan dari Dinas Catatan Sipil dan menunjukkan KK kepada KPPS namun tidak diperbolehkan mencoblos.

“Banyak surat suara di TPS habis, padahal masih banyak pemilih yang belum memilih, sehingga banyak pendukung Basuki-Djarot tidak bisa menggunakan hak pilihnya,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan David Rahardja, tim pemenangan Badja dan juga pengurus DPD Taruna Merah Putih.

“Padahal sebelumnya Kemendagri sudah mewanti-wanti tiap warga yang ber KTP dipastikan terdaftar di DPT, ” ujarnya.

Namun, lanjutnya, banyak warga mendapat surat undangan, ketika sampai di TPS mereka tidak bisa mencoblos, alasannya surat suara habis,” sambungnya.

David berharap KPU Provinsi DKI Jakarta dan Bawaslu DKI Jakarta untuk mengambil langkah tegas atas temuan pelanggaran hilangnya hak warga negara dalam Pilkada DKI Jakarta.

Sedangkan kasus lain yang juga disoroti timses Badja adalah kekerasan yang dialami Ketua DPC Jakarta Pusat Pandapotan Sinaga dan adiknya, Marudut Sinaga, yang teribay adu pukul.

saat ini mendapat perawatan intensif di RS Cikini, Jakarta Pusat. Kasus ini sudah dilaporkan di Polda Metro Jaya.

“Atas hal-hal di atas, kami membuka posko pengaduan kasus-kasus pelanggaran Pilkada DKI,” paparnya.

Click to comment
To Top