Antasari Azhar Vs SBY, Ini yang Harus Dilakukan Polisi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Antasari Azhar Vs SBY, Ini yang Harus Dilakukan Polisi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Politikus PDI Perjuangan Arteria Dahlan menghormati langkah hukum yang ditempuh mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar dan Presiden RI Keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dia mengatakan, sikap Antasari mencari kebenaran substantif atas dugaan kriminalisasi yang dialaminya harus dihormati sebagai sebuah langkah hukum yang berbeda dengan kasus yang telah menjeratnya selama ini.

“Harus dibedakan antara grasi dan urusan hukum yang telah dialami beliau,  dengan keinginan beliau di dalam mencari kebenaran dan keadilan substantif,” kata Arteria di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (17/2).

Dia mengatakan, polisi wajib melakukan pendalaman dengan penuh kecermatan terkait laporan itu.

Polisi, ujar dia,  jangan mudah beranggapan karena Antasari sudah mendapat grasi yang berarti mengakui kesalahannya sehingga laporan tidak ditindaklanjuti.

“Karena ini dua hal yang berbeda, di mana laporan Pak Antasari sama sekali tidak ada kaitannya dengan grasi kesejarahan hukum yang ditimpa beliau sebelumnya,” ujar Arteria.

Politikus berlatar belakang pengacara itu menyatakan Polri wajib mencermati, mendalami serta menganalisis setiap laporan yang masuk.

“Apalagi, Pak Antasari ini mantan pimpinan KPK, penegak hukum yang paham hukum,” kata dia.

Artinya, kata dia, kalau Antasari berani melapor tentu punya kualifikasi dan ada dasarnya. Antasari juga paham konsekuensi hukum atas laporan yang dibuatnya. “Sehingga harus dijadikan atensi yang serius,” tegasnya.

Pun demikian dengan laporan balik yang dilayangkan pihak SBY.

Menurut Arteria, hal itu sangat wajar karena SBY merasa  kehormatan maupun nama baiknya diserang.

Apalagi, hal itu dilakukan sehari sebelum pemungutan suara yang secara kebetulan ada anaknya sedang mencalonkan diri sebagai calon gubernur DKI Jakarta.

“Wajar saja dan sangat dimaklumi kalau Pak SBY bereaksi dan beliau menempuh upaya hukum dalam rangka mencari kebenaran, memulihkan nama baik dan kehormatannya,” papar Arteria.

Karena masalah ini sudah masuk ke ranah hukum, maka Bareskrim Polri wajib memeroses laporan Antasari dan SBY.

Laporan itu harus diproses, didalami dan dicermati secara objektif,  transparan. “Harus dilakukan penegakan hukum yang berkepastian dan adil, dalam tempo yang cepat dan harus tuntas, apa pun hasilnya,” kata dia. (Fajar/jpnn)

Click to comment
To Top