Ini Mereka, 5 Perampok Sadis Yang Dibekuk, Tiga Dibolong Pakai Timah Panas – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Ini Mereka, 5 Perampok Sadis Yang Dibekuk, Tiga Dibolong Pakai Timah Panas

ilustrasi

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA- Bukan perang kelompok atau tawuran. Suara letusan terdengar bebeberapa kali. Semula letusan pistol diarahkan ke udara, disertai teriakan. “Menyerah, jangan melawan atau kami lakukan tindakan tegas.”
Tak berselang lama, terdengar suara rintihan mengaduh dan meminta ampun. Suasana sempat hening. Saat itu tiga orang pria, masing-masing Ismail alias Ayah (39), Ekta (50), Sul (28), ketiganya perantau asal Pulau Sulawesi, sudah tersungkur memegang kaki.
Ketiganya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, Selasa (14/2) sore.
Ketiganya ditangkap anggota Unit Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda dalam sebuah penggerebekan di kawasan Bukuan Palaran. Polisi menggerebek sebuah rumah kontrakan bercat hijau, yang diduga jadi tempat persembunyian kawanan garong spesialis nasabah bank asal Pulau Sulawesi.
Selain ketiganya, polisi juga menciduk seorang anggota komplotan garong lain, bernama Akbar (28), juga pendatang asal Pulau Sulawesi. Penangkapan kawasan garong yang meresahkan warga Kota Tepian itu merupakan hasil pengembangan pemeriksaan Ridho, garong yang diringkus saat membobol sebuah mobil milik karyawan BRI dan ditangkap di Jalan Untung Suropati. Ridho dan Akbar juga terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas. Polisi melakukan tindakan tegas terukur, karena saat diminta menunjukkan barang bukti malah mencoba kabur. Padahal saat itu sudah diwanti-wanti untuk tak melakukan perlawanan atau coba kabur.
“Modusnya kawanan pelaku mengincar nasabah yang baru keluar dan mengambil uang di bank. Mereka beraksi berkelompok,” ujar Kasat Reskrim Kompol Sudarsono, didampingi Kasubnit Jatanras Iptu Kawan.
Ridho dan kawan-kawan juga berbagi peran. Ada yang mengintai sejak di bank, meneruskan ke teman-temannya soal ciri mobil atau motor yang jadi target operasi. Kemudian ada yang berperan memasang paku modifikasi dari besi payung di ban mobil target, lalu ada yang menegur korban untuk mengingatkan bahawa ban bocor, serta ada yang bertugas sebagai eksekutor mengambil tas berisi uang maupun barang berharga dalam mobil korbannya.
“Hasil pemeriksaan, sejauh ini kelompok ini beraksi enam kali. Sementara masih kami dalami lokasi kejadiannya,” tutur Kawan.
Dari hasil penggeledahan di kontrakan, kawanan garong di markas mereka, polisi menyita sejumlah tas dan beberapa senjata tajam yang digunakan saat beraksi. Informasi polisi, kawanan garong ini juga terkenal sadis dan tak segan melukai korbannya jika berani melawan atau menghalangi aksi mereka.
“Saat ini pemeriksaan terhadap para pelaku sedang kami lakukan. Beberapa diantaranya juga masih kami lakukan perawatan,” pungkas Kawan. (rin/nha)

To Top