Jokowi Diprediksi Akan Lakukan Pengamanan Terkait Kasus Adik Iparnya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Jokowi Diprediksi Akan Lakukan Pengamanan Terkait Kasus Adik Iparnya

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo diduga tidak akan diam jika adik iparnya, Arif Budi Sulistyo terlibat kasus suap dengan terdakwa Ramapanicker Rajamohan. Sebab, hal itu dapat merusak citra Jokowi sendiri.

“Kalau memang ini beliau (Arif) terlibat, nggak mungkin Pak Jokowi diam, karena merusak nama baik beliau kan,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond Junaedi Mahesa saat dihubungi di Jakarta, Jumat (17/2).

Desmond memprediksi, Jokowi akan meredam agar kasus ini tak sampai menjadi heboh di publik. “Presiden akan melakukan pengamanan,” sebut legislator kelahiran Banjarmasin itu.

Menurut politikus Partai Gerindra itu, kini publik tinggal menunggu bagaimana sikap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Arif. “Ya kita tunggu apa yang akan dilakukan oleh KPK,” tegas Desmond.

Dia pun menilai, Arif tersebut mirip dengan kasus yang menimpa besan SBY, Aulia Pohan yang divonis bersalah oleh Pengadilan Tipikor pada 17 Juni 2009 dengan hukuman 4,5 tahun. Aulia dinilai bersalah dalam kasus penyelewengan dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) sebesar Rp 100 miliar pada 2003.

Diketahui, Aulia yang juga mejabat sebagai direktur operasional PT Rakabu Sejahtera diduga menjadi penghubung terdakwa dengan sejumlah pegawai Direktorat Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Dalam kasus ini Country Director PT EK Prima Indonesia Ramapanicker Rajamohanan Nair didakwa menjanjikan fee kepada PPNS Ditjen Pajak Handang Soekarno Rp 6 miliar terkait pengurusan pajak.

Dalam surat dakwaan disebutkan, sebagian uang itu akan  diberikan kepada ‎Kakanwil DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv‎. Namun ketika terjadi penyerahan pertama yakni Rp 1,9 miliar dari Rajamohanan kepada Handang, keduanya diciduk KPK. Dalam dakwaan terungkap nama Arif Budi serta Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi yang diduga mengetahui proses penghapusan pajak PT EK Prima Ekspor Indonesia itu. (Fajar/JPG)

Click to comment
To Top