Peningkatan Layanan Medis Bisa Tekan Kematian Ibu dan Bayi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kesehatan

Peningkatan Layanan Medis Bisa Tekan Kematian Ibu dan Bayi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Menteri Kesehatan RI Prof Nila F Moeloek meminta setiap layanan kesehatan baik rumah sakit hingga puskesmas untuk meningkatkan kualitas perawatan terhadap ibu hamil sampai melahirkan. Hal ini perlu dilakukan untuk menekan masih tingginya angka kematian terhadap ibu hamil melahirkan dan bayi baru dilahirkan.

Meskipun saat ini terjadi penurunan angka kematian ibu dan bayi, tetapi, lanjut Menkes, angka tersebut belum mencapai target yang diiinginkan, yakni 70 dari setiap 100 ribu kelahiran.

Saat ini di Indonesia 40 ibu hamil meninggal dan 247 bayi baru lahir meninggal setiap harinya. Dimana 70 persen dari kematian ibu dan bayi ini berada di Pulau Jawa dan Sumatera. Yang sebetulnya dapat dicegah jika ditangani dengan pelayanan kesehatan yang baik.

Kemenkes selama 5 tahun ini telah menggandeng Amerika Serikat melalui lembaga USAID untuk bersama-sama menekan Angka Kematian Ibu dan Bayi (AKI-B). Melalui program Expanding Maternal and Neonatal Survival (EMAS), program ini telah berjalan 5 tahun terakhir dengan menghabiskan dana hingga 55 juta dolar Amerika.

Program EMAS ini dimulai 2012 hingga 2017 ini pada 6 provinsi sasaran, yakni Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulsel. Selama 5 tahun itu pula pelaksanaan EMAS ditempatkan pada setiap layanan kesehatan baik di klinis, rumah sakit, serta puskesmas yang ditunjuk sebagai rujukan kegawatdaruratan di kabupaten/kota.

Dari 6 provinsi sasaran EMAS telah mencakup 30 kabupaten dan 6 kota yang mencakup 150 rumah sakit, dan 300 puskesmas.

Menurut perwakilan USAID yang disampaikan Deputy Chief of Mission Brian McFeeters, kalau selama 5 tahun ini lebih dari 500 ribu ibu telah melahirkan di fasilitas kesehatan yang didukung program EMAS, dan 100 ribu ibu dan bayi lahir telah mendapat tindakan penyelamatan yang sebelumnya mungkin tidak dapat dijangkau. (idr/Fajar)

To Top