Jakarta Baiknya Jadi Pusat Pemerintahan Saja, yang Lain Disebar ke Daerah Luar Jawa – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Jakarta Baiknya Jadi Pusat Pemerintahan Saja, yang Lain Disebar ke Daerah Luar Jawa

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Setelah Indonesia merdeka, segala jenis kegiatan masyarakat dipusatkan di ibu kota negara, Jakarta. Mulai dari pemerintahan, pendidikan, ekonomi, industri dan lain sebagainya. Imbasnya, Jakarta menjadi pusat segala-galanya dan menimbulkan resistensi dengan pesatnya peningkatan jumlah penduduk.

Menurut Pengamat Kebijakan Publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW), Amir Hamzah, pemerintah perlu membuat kebijakan dengan membuat pusat-pusat kota yang baru. “Memindahkan pusat-pusat pendidikan misalnya. Dan bukan di Jakarta aja gitu,” ujar Amir kepada JawaPos.com, Sabtu (18/3).

Secara makro, kata dia, pemerintah harus membuat kebijakan dengan menyebarkan pembangunan misalnya ke Sulawesi, Kalimantan dan Papua sesuai dengan kondisi-kondisi daerah setempat.

“Jakarta ini sebaiknya hanya jadi pusat pemerintahan saja, karena presiden kan berkedudukan di sini, menteri berkedudukan di sini, DPR MPR dan markas-markas militer. Jadi pusat pemerintahan sedangkan pusat-pusat lainnya disebarkan ke daerah-daerah luar Jawa,” urainya.

Lebih baik, imbuhnya, pemerintah memindahkan pusat pendidikan misalnya menyangkut kelautan dan sumber daya alam. Bukan dari hanya dari Jakarta kembali ke dalam Pulau Jawa. Tetapi yang lebih utama dari dalam Jawa ke luar pulau.

Amir mencontohkan, Institut Pertanian Bogor (IPB) yang memiliki jurusan kelautan. “Kenapa tidak dipindahkan ke Maluku yang luas laut itu sembilan kali luas daratan. Sehingga jurusan-jurusan pendidikan itu bisa sesuai dengan kondisi alam setempat,” tuturnya.

Begitu pun dengan industri pesawat terbang PT Dirgantara Indonesia (DI). “Kenapa itu tidak dipindahkan ke satu kawasan di Kalimantan yang luasnya bisa sampai 100 hektar di situ,” tambahnya.

Dengan demikian menurutnya, penduduk Jakarta pun seluruh Pulau Jawa yang awalnya padat bisa pindah mengikuti perkembangan lokasi industri.

Belum lagi orang daerah yang tidak perlu datang ke Jawa. Tetapi, orang di Jakarta bisa menyebar ke daerah sesuai dengan pembukaan pusat-pusat kota baru. Begitu juga dengan pusat ekonomi, sambung dia, pemerintah bisa mengembangkan seperti Kota Makasar dan Manado di Sulawesi. (Fajar/JPG)

Click to comment
To Top