Ini Tanggapan Warga soal Wacana Pemindahan Ibu Kota ke Palangkaraya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Ini Tanggapan Warga soal Wacana Pemindahan Ibu Kota ke Palangkaraya

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-  Wacana Kota Palangkaraya menjadi Ibu Kota Negara mendapat antusias dari masyarakat Palangkaraya.

Wali Kota Palangkaraya, Riban Satia mengaku masyarakat sangat senang jika tempat tinggalnya akan menjadi ibu kota.

Menurutnya, penduduk Palangkaraya juga siap menerima dengan baik para  pendatang. Karena akan mampu memperbaiki perekonomian mereka. Terlebih bisa menambah pendapatan daerah.

“Survei kecil-kecilan sudah dilakukan  di kawasan segitiga, Gunung Mas, Palangkaraya dan Katingan. Mereka sangat welcome, sangat menerima (rencana) itu,” kata Riban kepada JawaPos.com, Senin (20/3).

“Bahkan,  mereka bilang makin tambah maju, dan mahal harga tanah, jadi mereka justru wacana ini bisa segera direalisasikan,” tambahnya.

Pria kelahiran Tankahen, Kalimantan Tengah ini juga mengaku kultur budaya daerah tidak akan hilang, jika masyakarat pendatang ada di Palangkaraya. Pasalnya tokoh masyarakat selalu melakukan penguatan budaya. Misalnya di sekolah-sekolah adanya penggunaaan bahasa daerah.

“Di Kalimantan ini, di mana bumi dipijak di situ langit di junjung. Orang-orang yang datang ke sini ya harus menaati kehidupan yang ada di sini,” tuturnya.

Sementara saat disinggung apakah tidak takut jika nantinya akan dibangun tempat hiburan malam, yang diduga akan timbul gaya hidup bebas. Menurut Riban, boleh saja tempat hiburan malam ada di wilayahnya. Asalkan, tetap mengedepankan norma kesopanan.

“Kalau nanti ada tempat hiburan, ya ikuti aturan main seperti busananya enggak boleh bebas,” katanya.

Riban juga menjamin listrik di Palangkaraya sudah tersebar seluruhnya ke semua wilayah. Dia menjamin tidak akan ada lagi mati listrik. Kalaupun ada itu dikarenakan adanya kerusakan di PLN.

“Alhamdulillah tidak ada masalah. Kalaupun ada mati di kota-kota besar juga ada. Di bandingkan 3-4 tahun lalu listrik di kota ini memang sedikit terganggu karena memang ada masalah di Banjarmasin,” pungkasnya.(JPG)

To Top