Polisi Meninggal Tertabrak Mobil, Sopir Kabur – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Polisi Meninggal Tertabrak Mobil, Sopir Kabur

FAJAR.CO.ID, TAKALAR- Peristiwa kecelakaan lalulintas (lakalantas) dialami dua personel kepolisian di tempat berbeda. Satu orang meninggal, dan satu lainnya diantaranya kritis.
Korban pertama adalah Ipda Sapiuddin (50). Ia menjabat Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Galesong Utara (Galut), Polres Takalar.
Ia mengembuskan nafas terakhirnya akibat kejadian ini, Sabtu (18/3) pukul 22.25 Wita. Lakalantas berlangsung di jalan poros Lingkungan Bontopajja, Bontolebang, Kecamatan Galesong Utara.
Saat itu Ipda Sapiuddin tengah melaju dari arah selatan menuju utara dengan mengendarai sepeda motor dinas polri RX King bernomor polisi XIV 1193.32.

Tiba-tiba saja, warga Dusun Kalongkong, Desa Bontosunggu, Kecamatan Galut itu terserempet sebuah mobil yang belum diketahui identitasnya.

Kendaraan roda empat itu melaju dari arah yang berbeda. Seketika korban pun jatuh terpelanting. Sementara mobil yang menabraknya langsung kabur.
Warga yang mengetahui korban terjatuh selanjutnya beramai ramai ke lokasi. Petugas Satuan Lalulintas Polres Takalar yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi korban.
Akibat insiden itu, korban mengalami luka lecet pada dada sebelah kiri. Luka robek pada dagu, dan dari mulutnya keluar darah segar.
Korban sempat mendapat perawatan medis di Puskesmas Galut. Namun, tidak lama kemudian ia meninggal dunia. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka di Dusun Kalongkong, Desa Bontosunggu.
Kapolres Takalar AKBP Iskandar membenarkan peristiwa tersebut.

Pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang menabrak korban.
”Anggota Satlantas masih melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku,” ujarnya.
Korban kedua adalah Bripka Suriadi (34), anggota Satuan Intelkam Polres Bone. Ia terlibat tabrakan dengan seorang tukang becak bernama Amiruddin (53). Saat bersamaan, sebuah bus roda enam terperosok di sisi jalan.
Peristiwa nahas dialami Bripka Suriadi di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Minggu (19/3) pukul 03.0 Wita.
Saat kejadian, Bripka Suriadi mengendarai sepeda motor Yamaha Scorpio bernomor polisi DW 6007 AB. Personel polisi yang tinggal di Jalan Benteng, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur bertabrakan di Jalan Husein Jeddawi, Kelurahan Macege, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone.
Berawal ketika Bripka Suriadi melaju dari arah barat ke Timur beriringan dengan pengemudi becak yang membawa istrinya. Saat hendak mendahului, terjadi kecelakaan. Pengendara motor hilang kendali dan terjatuh ke arah kanan.
Secara bersamaan, muncul kendaraan roda enam jenis bus dari arah berlawanan. Sang sopir berusaha menghindari pengendara motor. Akibatnya, bus tersebut oleng dan jatuh dalam posisi miring di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Bripka Suriadi mengalami luka robek pada kepala sebelah kiri, luka lecet pada hidung, dahi, pipi kanan dan bibir atas. Dari mulutnya keluar darah.

Juga ada luka bakar pada betis kanan akibat panas knalpot. Dia tidak sadarkan diri. Polisi ini langsung dirujuk ke RSU Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar.
Sementara pengemudi becak mengalami luka robek pada alis sebelah kanan dan luka lecet pada pipi kiri, bengkak pada kepala belakang samping. Dia dirawat di RSUD Tenriawaru Watampone.

Sementara istrinya Minatang (50), mengalami luka robek pada alis kiri dan lecet pada pipi kanan.
Kapolres Bone AKBP Raspani yang dikonfirmasi, membenarkan peristiwa tabrakan yang mengakibatkan dua pengendara sama-sama terluka.

“Anggota yang bertabrakan dengan tukang becak sama-sama terluka. Ada pula satu bus yang terperosok karena menghindari korban. Barang bukti motor Yamaha Scorpio dan satu unit becak diamankan di Satlantas. Sedangkan satu unit bus roda enam masih dilakukan evakuasi,” kata Raspani. (ish/rus)

To Top