Massa Pro Ahok Ngamuk di Sidang Penistaan Agama, Tuding Polisi Salah.. Kok Bisa? – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Massa Pro Ahok Ngamuk di Sidang Penistaan Agama, Tuding Polisi Salah.. Kok Bisa?

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Setelah sidang penistaan agama oleh Basuki Cahya Purnama alias Ahok, yang mengagendakan pembacaa putusan itu berakhir ricuh.

Kericuhan terjadi di Jalan RM Harsono, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Massa yang ricuh ini menyebut polisi sebagai biang keladinya. Pasalnya, ketika mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya, barikade dari barisan kontra Ahok dibuka sehingga massa yang kontra lewat di hadapan massa yang pro Ahok.

Sontak saja massa yang kebanyakan mengenakan baju kotak-kotak ini langsung terpancing dan hampir bertindak anarki terhadap massa kontra Ahok yang ada di hadapan mereka.

Puluhan anggota kepolisian yang ada langsung berusaha mendinginkan suasana. Akan tetapi massa pro Ahok ini terus saja berteriak dan menyoraki sejumlah massa kontra Ahok yang sempat lewat di depan mereka. “Mengapa dibuka pak? Ini kan lagi panas suasananya,” keluh salah satu pria berpakaian kotak-kotak kepada polisi di lokasi.

Sementara polisi hanya bisa menenangkan massa. “Sudah-sudah, masuk saja ke dalam barisan,” kata polisi itu.

Menurut massa pro Ahok, biasanya polisi akan membuka barikade setelah mereka semua bubar dari lokasi. Tapi kali ini polisi membuka barikade ketika massa masih berkumpul. “Ini harus dicatat, kesalahan polisi. Kita jangan sampai terprovokasi,” ucap salah seorang orator di atas mobil komando.

Sementara di kubu massa kontra Ahok, polisi langsung merapatkan barikade agar tak ada gesekan antar massa yang setiap sidang hadir di lokasi itu.

Padahal baru saja Ahok mendapat tuntutan yang ringan dari jaksa penuntut umum, yakni satu tahun penjara dengan masa percobaan selama dua tahun. Artinya Ahok bisa melenggang bebas bila dalam waktu dua tahun Ahok tak mengulangi perbuatannya. (Fajar/jpg)

Click to comment
To Top