Ini Koleksi Senjata Bandar Narkoba, Dari Pistol Hingga Pelontar Gas Airmata – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Ini Koleksi Senjata Bandar Narkoba, Dari Pistol Hingga Pelontar Gas Airmata

FAJAR.CO.ID PALU – Kepemilikan senjata api ilegal dan amunisi aktif masih marak di daerah. Salahsatunya yang berhasil diungkap oleh Kepolisian Resort Palu.

Polisi kini sedang menyelidiki kasus puluhan butir amunisi aktif dan senjata api rakitan milik Muh Safii alias Ipin yang ditangkap di Jalan Manunggal, Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan beberapa waktu lalu.

Tersangka Ipin dijerat dengan Undang-Undang Darurat Nomor 12/1951 pasal 1 ayat 1 tentang Senjata Api dan Bahan Peledak dengan ancaman hukum 20 tahun penjara.

Amunisi yang diamankan petugas, diantaranya jenis senpi FN sebanyak sembilan butir dan amunisi senjata api laras panjang jenis M-16 sebanyak 19 butir.

Selain itu, beberapa amunisi jenis revolver juga disita petugas.

Polisi menduga senjata api dan amunisi aktif digunakan pelaku untuk melakukan kejahatan.

Polisi juga mengamankan amunisi kaliber 7,62 mm, kaliber 5,56 mm, dan kaliber 9 mm.

Kemudian puluhan peluru karet dan amunisi senapan angin.

Selain amunisi aktif, Polisi juga mengamankan senjata tajam, CCTV, dan senjata api rakitan serta beberapa alat elektronik lainnya.

“Senjata api dan amunisi milik pelaku masih kita dalami, termasuk darimana asal amunisi itu,” kata Kapolres Palu, AKBP Christ R Pusung, Kamis (20/4).

Sementara Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Hari Suprapto mengatakan, pelaku yang diamankan di Mapolres Palu ternyata memilik senjata gas air mata beserta amunisinya.

Pihak Polda Sulteng masih melakukan penyelidikan terkait senjata yang diduga merupakan inventaris anggota Polri milik Sarpras Polres Palu.

“Penanganan kasus sudah dilakukan oleh anggota dari Krimum dan juga dari tim Propam Polda Sulteng untuk mengecek senjata yang berada pada anggota Polri dibagian logistik yang dimiliki jajaran Polda Sulteng,” ungkap Hari.

Ia menduga, senjata gas air mata yang dimiliki pelaku, karena adanya kelalaian dari anggota polisi.

Sebelumnya, Moh Safii alias Ipin ditangkap aparat Polres Palu pada tanggal 8 April 2017 lalu. Pelaku diduga bandar Narkoba dan memiliki senjata api rakitan

Click to comment
To Top