Tinggalkan Ruko untuk Urusan Keluarga, saat Kembali Barang Dagangan Hampir Ludes – FAJAR.co.id
Kriminal

Tinggalkan Ruko untuk Urusan Keluarga, saat Kembali Barang Dagangan Hampir Ludes

ilustrasi

FAJAR.CO.ID, TANJUNG SELOR – Perlu diwaspada, tindakan pencurian di wilayah Tanjung Selor kembali terjadi. Hal ini dialami seorang warga yang tak ingin disebutkan namanya. Warga di Jalan Kedondong, itu rukonya disatroni maling pada Rabu (12/7) lalu.

Dalam laporan polisinya, kepada pihak kepolisian, korban menyampaikan saat itu sedang tidak berada di rukonya yang beralamatkan Jalan Rambutan. “Karena ada urusan keluarga, korban sempat meninggalkan rukonya dan tidak kembali pada malam harinya,” ujar dijelaskan Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Kasubbag Humas Aiptu Tutut Murdayanto, Sabtu (15/7).

Pada keesokan harinya, lanjut Tutut, korban membuka ruko sekitar pukul 07.30 dan terkejut melihat barang dagangannya telah berserakan. Padahal, seingat korban barang daganganya tertata rapi pada saat terakhir meninggalkan rukonya.

“Melihat barang-barang berserakan, korban pun langsung memeriksa dan ternyata ada beberapa yang hilang,” ujarnya.

Selanjutnya, Tutut menyebutkan, setelah mengecek barang hilang diperkirakan korban mengalami kerugian sebesar Rp 5 juta. Adapun barang yang hilang itu berupa bantal anak satu set, pakaian anak-anak, serta 1 unit komputer.

Atas laporan itu, pihak kepolisian telah menindaklanjuti dengan menurunkan personel untuk melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) agar mendapatkan petunjuk di lapangan. “Jadi laporan ini masih proses lidik. Karena petunjuk yang kami temukan masih minim,” ujar Tutut.

Ia juga menambahkan, atas kejadian ini pihaknya terus berupaya meminimalisasi adanya gangguan kamtimbas di wilayah hukum Polres Bulungan dengan menggiatkan patroli malam. Selain itu, mengimbau agar masyarakat selalu mawas diri terhadap para pelaku tindak kejahatan.

“Kami minta kerja sama warga juga dalam menjaga lingkungannya. Dan kalau keluar rumah atau pun ruko dicek lagi, apakah sudah terkunci atau tidak. Jangan sampai para pelaku ini melakukan aksinya lagi,” pungkasnya. (san/fen)

To Top