Berantas Terorisme, Pemerintah Berencana Gandeng Telegram – FAJAR.co.id
Nasional

Berantas Terorisme, Pemerintah Berencana Gandeng Telegram

Ilustrasi aplikasi Telegram - Newsweek

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memastikan akan berkomunikasi dengan pendiri aplikasi telegram, Pavel Durov, setelah pemerintah melakukan pemblokiran aplikasi chat tersebut.

Dirjen Aplikasi dan Informatika Kemkominfo, Samuel Abrijani Pangerapan ‎mengatakan, komunikasi dengan Pavel Durov dilakukan lantaran pemerintah ingin mencari solusi terbaik dalam penanganan radikalisme dan terorisme. ‎”Sehingga bisa menjadi normalisasi antara kedua balah pihak,” ujar Samuel kepada JawaPos.com, Jakarta, Senin (17/7).

Samuel menambahkan belum bisa memastikan kapan komunikasi dengan Telegram bisa dilakukan, namun dia memastikan pemerintah berkomitmen dalam penanggulangan terorisme dan radikalisme di Indonesia. ‎”Jadi lihat nanti ya kan prosesnya juga masih baru, yang penting ini untuk keamanan masyarakat dan negara juga,” pungkasnya.‎

Sebelumnya pendiri Telegram Pavel Durov menawarkan tiga solusi kepada Kemkominfo. Dia menyampaikan solusi tersebut melalui kanalnya di Telegram, Durov’s Channel.

Tawaran Durov itu lantaran pemerintah telah melakukan pemblokiran terhadap aplikasi Telegram, yang disinyalir menjadi sarana bagi kelompok radikal dalam melakukan komunikasi.‎

Adapun tiga langkah antisipatif yang ditawarkan Durov ke pemerintah adalah sebagai berikut:

1. Kami telah memblokir seluruh kanal yang berkaitan dengan terorisme seperti yang telah dilaporkan oleh Kemkominfo.

2. Saya mengirim email balik ke Kemkominfo untuk membangun kanal komunikasi langsung. Itu akan membuat kami bekerja lebih efisien untuk mengidentifikasi dan memblokir propaganda teroris di masa depan.

3. Kami akan membangun tim yang memiliki pengetahuan tentang bahasa Indonesia dan kultur untuk menjadi moderator yang bisa memproses berbagai laporan terkait konten teroris dengan lebih cepat dan akurat.‎ (cr2/jpg/fajar)

Click to comment
To Top