Sebelum Tewas Kecelakaan, Joki Dragbike Minta Ini ke Orang Tuanya – FAJAR.co.id
Daerah

Sebelum Tewas Kecelakaan, Joki Dragbike Minta Ini ke Orang Tuanya

Suasana rumah duka usai kepergian sang joki dragbike, Ahmad Doifi - JPG

FAJAR.CO.ID – Bunyamin, ayah Ahmad Doifi, joki drag bike yang tewas saat jajal motor balapannya Sabtu (15/7), tak menyangka bila anaknya bakal meninggalkannya dalam usia relatif muda. Masih 21 tahun. Ia mengaku, sebelumnya tak mempunyai firasat apa pun.

Menurut Bunyamin, sebelum latihan untuk jajal motor sehari sebelum drag bike, tak ada gelagat aneh pada diri anaknya. Sang anak juga sempat meminta uang kepadanya sebesar Rp 100 ribu.

Uang itu disebutkannya untuk mendaftar ajang drag bike yang digelar di Jalan Brantas, Kota Probolinggo. Menurut Bunyamin, anaknya memang hobi balapan motor. Khususnya drag bike. Bahkan, di event Bhayangkara Cup 2016, Doifi pernah juara kelima. Sebagai ayah, Bunyamin mendukung hobi anaknya.

Diketahui, rencana Ahmad Doifi, 21, untuk mengikuti event Drag Bike Bhayangkara Cup, berujung tragedi. Pemuda asal RT 2/RW 2, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, tewas karena mengalami kecelakaan, Sabtu (15/7) sore lalu.

Ironisnya, pria yang  juga dikenal sebagai joki drag bike ini meninggal saat jajal motor drag bike di Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo. Sehari sebelum ikut event drag bike, Doifi memang tengah berlatih bersama dengan kelompoknya untuk uji coba. (rpd/jpg/fajar)

To Top