Ini Bencana Besar yang Terjadi Jika Korea Utara Nyatakan Perang – FAJAR.co.id
Internasional

Ini Bencana Besar yang Terjadi Jika Korea Utara Nyatakan Perang

Tentara Korea Utara

FAJAR.CO.ID — Dengan ratusan ribu tentara dan persenjataan besar yang tersusun di kedua sisi zona demiliterisasi yang tegang, semenanjung Korea telah lama menjadi semacam kotak yang mudah terbakar.

Bentrokan konvensional di daerah itu dapat menyebabkan korban bencana, mengingat ribuan barang artileri Korea Utara berada di sepanjang perbatasan, setidaknya 1.000 di antaranya mampu mencapai ibu kota Korea Selatan, Seoul, yang padat penduduknya dan wilayah metropolitannya, di mana ada 25 juta orang berada.

“Akan sangat sulit untuk menghilangkan ancaman itu sebelum tembakan artileri dapat menciptakan banyak kerusakan di sisi selatan,” kata David Shear, yang bertugas sebagai pejabat pertahanan senior AS untuk Asia Timur.

“Saya mengambil proyeksi korban ribuan sampai puluhan ribu dengan cukup serius dan itu baru di Korea Selatan. Mungkin saja Korea Utara juga bisa menyerang Jepang,” jelasnya.

Di tengah situasi tegang pasca Korea Utara mengancam akan melepaskan rudal ke Guam, wilayah Amerika Serikat di Pasifik, analis memperingatkan bahwa sikap dari Korea Utara bisa jadi bukan gertakan semata dan berpotensi menciptakan konflik jauh melampaui skala Perang Korea periode 1950-53, yang merenggut nyawa lebih dari 50.000 orang Amerika dan jutaan warga Korea. Perang tersebut berakhir dengan perjanjian gencatan senjata dan bukan perjanjian damai.

“Hal utama yang orang bicarakan adalah salah perhitungan, kita dapat dengan mudah tersandung sesuatu dengan retorika yang sangat panas,” kata Philip Yun, seorang pakar Korea yang merupakan penasihat Asia di bawah mantan Presiden Bill Clinton.

Yun, yang saat ini menjabat sebagai direktur eksekutif Ploughshares Fund mengatakan bahwa resiko tersebut diperburuk oleh masalah kredibilitas yang diperoleh Trump karena seringnya ucapan “nyeleneh” dan tidak terukur.

“Dalam pencegahan nuklir, kredibilitas adalah segalanya dan ada situasi bahwa jika tidak ada yang menganggap Anda serius, Anda harus melakukan sesuatu untuk memastikan Anda dianggap serius, dan di situlah salah perhitungan dapat terjadi,” kata Yun seperti dimuat Reuters. (fajar/rmol)

 

Click to comment
To Top