Tiga Perusak Kantor DPRD Sulbar Terancam Bui di Atas 5 Tahun – FAJAR.co.id
Sulbar

Tiga Perusak Kantor DPRD Sulbar Terancam Bui di Atas 5 Tahun

Kapolres Mamuju, AKBP Muh Rifai, meladeni awak media.

FAJAR.CO.ID, MAMUJU — Polres Mamuju menetapkan tiga tersangka kasus penganiayaan dan perusakan fasilitas ruang rapat Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Barat pada Jumat 11 Agustus 2017.

“Berdasarkan hasil penyidikan terkait kasus penganiayaan terhadap dua anggota Satpol PP dan pengrusakan fasilitas rapat di Kantor DPRD Provinsi Sulbar. Kepolisian mengamankan tiga orang tersangka dalam kejadian tersebut,” terang Kapolres Mamuju, AKBP Muh Rifai, kepada media, Senin (14/8/2017).

Tiga tersangka tersebut, yakni MY (37), warga Lingkungan Korongana, Kecamatan Simboro, MS (41) warga Lingkungan Balatedong, Kelurahan Sinyonyoi, Kecamatan Kalukku, dan MA (23) yang berstatus mahasiswa, warga jalan Pengayoman, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju.

Kapolres menjelaskan kronologi hingga terjadinya pemukulan dan perusakan tersebut.

Awal mula kejadian, terlapor hendak menyampaikan aspirasi di Kantor DPRD Provinsi Sulbar dan langsung menuju ruang rapat yang terletak di lantai dua gedung. Pada saat itu tidak ada anggota DPRD yang berada di kantor. Selanjutnya, sebagian terlapor kemudian duduk di kursi DPRD dan menggunakan fasilitas yang ada di dalam ruang rapat, lalu kemudian muncul korban sehingga terjadi cekcok antara petugas Satpol PP dan terlapor sehingga terjadi pemukulan dan perusakan fasilitas di gedung wakil rakyat tersebut.

Atas tindakan para tersangka, kata Kapolres, ketiganya dijerat dengan pasal 170 ayat (1) ke 1 KUHP tentang dugaan tindak pidana terang-terangan dan dengan tenaga bersama melakukan kekerasan terhadap orang dan barang dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara. (*/parepos/fajar)

 

To Top