Pasca Kematian Bayi Debora, RS Mitra Keluarga Dijaga Ketat Aparat – FAJAR.co.id
Jabodetabek

Pasca Kematian Bayi Debora, RS Mitra Keluarga Dijaga Ketat Aparat

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sejumlah aparat gabungan dari Polres Metro Jakarta Barat, Polsek Kalideres, TNI melakukan penjagaan di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat, Senin (11/9).

Mereka berjaga lantaran ada kabar jika RS bakal didemo kelompok masyarakat dari Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Keadilan.

Pantauan JawaPos.com (Fajar.co.id Group) hingga pukul 15:00 WIB, belum ada tanda-tanda dari massa yang hendak melakukan demo. Namun, petugas tetap bersiaga di sekitar rumah sakit.

Kapolsek Kalideres, Kompol Efendi tampak hadir di lokasi memimpin kegiatan.

“Kalau surat pemberitahuan memang belum ada, tapi tetap kami lakukan pengamanan, jangan sampai mengganggu ketertiban umum,” kata Efendi di lokasi.

Dalam kegiatan ini, kurang lebih sebanyak 49 personel yang dikerahkan untuk berjaga disekitar Rumah Sakit Mitra Keluarga.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Kalideres mengimbau kepada masyarakat yang merasa dirugikan pihak rumah sakit agar melaporkan ke kepolisian.

“Kami dari polisi kan menunggu laporan dari pihak yang merasa dirugikan. Kalau memang ada unsur pidananya nanti kami akan melakukan penyelidikan,” tuturnya.

Dia juga berharap masyarakat agar menyalurkan aspirasinya ke instansi terkait, bukan di rumah sakit yang merupakan fasilitas umum.

Dari informasi yang diperoleh, demo sendiri bertujuan untuk meminta kepada pemerintah agar mencabut izin Rumah Sakit Mitra Keluarga yang diduga melanggar UU Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 Pasal 32.

Sebelumnya, pasien bayi bernama Debora, meninggal di RS MK Kalideres, Jakarta Barat pada Minggu (3/9). Orang tua Debora mengaku pihak rumah sakit tidak memberikan pelayanan kesehatan maksimal.

Padahal Debora membutuhkan pelayanan kesehatan di pediatric intensive care unit (PICU). (Fajar/JPC)

To Top