Gubernur Target PLTB Sidrap Rampung pada Desember 2017 – FAJAR.co.id
Daerah

Gubernur Target PLTB Sidrap Rampung pada Desember 2017

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo meninjau progres proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap, Rabu (13/9/2017).

FAJAR.CO.ID — Gubernur Sulsel, H Syahrul Yasin Limpo (SYL), melakukan kunjungan kerja dengan memantau perkembangan proses pembangunan kincir angin Pembangit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), Rabu (13/9/2017).

Pembangkit listrik yang sementara dibangun tersebut akan menghasilkan sedikitnya 75 megawatt daya listrik.

Kapasitas tersebut tentunya akan menutupi keterbatasan energi listrik di Sulawesi.

“Kami sudah memantau dan insyaallah sudah bisa beroperasi Desember 2017 lah,” ujar Syahrul kepada wartawan.

Kunjungan SYL tersebut didampingi Bupati Sidrap, H Rusdi Masse (RMS), dan sejumlah pejabat pemprov dan Pemkab Sidrap.

Menurut SYL, dengan adanya pembangkit listrik tenaga angin ini secara langsung akan memberikan dampak baik bagi masyarakat di Sulsel dan Sulawesi pada umumnya.

“Tidak ada yang lain selain manfaat kepada masyarakat. Ada yang protes, pasti. Proyek apa sih di Indonesia tidak bersoal, tapi kan ini untuk kepentingan masyarakat Sidrap dan Sulsel bahkan Indonesia,” ujar SYL.

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo meninjau progres proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap, Rabu (13/9/2017).

PLTB Sidrap bakal menjadi pembangkit listrik tenaga angin terbesar di Indonesia dengan kapasitas 70 megawatt (MW). Proyek PLTB terbesar di Indonesia ini merupakan sumber energi terbarukan ini menjadi perhatian pemerintah, karena dapat menyumbang tenaga listrik yang cukup besar.

Tidak hanya menjadi ikon baru di Sulsel, PLTB ini juga merupakan ikon baru di Indonesia. Dan ini juga yang membuktikan bahwa pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Sidrap memiliki perhatian dan keberpihakan pada masyarakat.

 

*Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Bupati Sidrap, H Rusdi Masse, menilai kehadiran PLTB Sidrap nantinya tentu akan membawa dampak keuntungan yang besar terhadap masyarakat Sidrap. Selain akan menjadi ikon wisata baru keberadaan PLTB ini membuka peluang usaha baru untuk peningkatan ekonomi masyarakat lokal.

“Apalagi dari awal saat pembangunan PLTB ini direncanakan, saya sudah wanti-wanti dan ini menjadi syarat, agar tenaga kerja yang digunakan itu harus dari Sidrap. Nanti ketika tidak ada yang bisa dari Sidrap baru bisa ambil dari daerah lain,”jelas Rusdi Masse.

Selain itu, tenaga kerja yang ada juga diharuskan tinggal di Sidrap.” Kenapa mereka harus tinggal karena saya ingin ada sumber ekonomi baru bagi masyarakat. Soal tenaga kerja, saat ini saya liat ada beberapa dari luar karena memang mereka ahli. Dan tidak ada sumber daya yang sama di Sidrap,” ungkapnya.

Rusdi Masse sendiri berharap agar pembangunan PLTB Sidrap tersebut bisa segera rampung dan bisa dinikmati oleh masyarakat Sulsel terutama masyarakat di Bumi Nene Mallomo itu.

(rls/eby/fo/fajar)

 

To Top