Nurdin Abdullah Mulai Tebar Ancaman – FAJAR.co.id
Pilkada

Nurdin Abdullah Mulai Tebar Ancaman

Nurdin Abdullah. (Foto: Dok FAJAR)

FAJAR.CO.ID — Enam kursi PKS dan 11 milik Gerindra di DPRD Sulsel jelas akan memuluskan Nurdin Abdullah ikut bertarung pada Pilgub Sulsel 2018. Diketahui, syarat minimal maju lewat kuota parlemen adalah 17 kursi.

Nurdin Abdullah alias Pak Prof tinggal menjaga sikap dan mengintensifkan lobi-lobi politik, agar dukungan PKS dan Gerindra tak berpaling darinya.

Peluang ini cukup terbuka bagi Pak Prof, sebab kepopulerannya di atas daripada kandidat lain. Hal ini pula yang membuat PKS jauh-jauh hari sudah mematok Pak Prof sebagai calon usungan.

Bahkan, Pak Prof dan PKS sudah menjalin “asmara” sejak Sekjen APKASI itu pertama kali memulai karier politiknya sebagai kepala daerah. Dalam dua kali Pilkada di Bantaeng, PKS selalu bersama Pak Prof.

Patut bila PKS susah untuk tidak mengusung Pak Prof. “PKS itu sudah 90 persen ke kami,” kata Nurdin Abdullah didampingi tim pemenangan seusai mengembalikan formulir pendaftaran di Gerindra Sulsel, Selasa siang (19/9/2017).

Harmonisnya hubungan PKS dan Pak Prof membuat Gerindra tertarik merapat. Diketahui, di tingkat pusat, PKS dan Gerindra seiya sekata.

Hal ini pun ditegaskan oleh Ketua Gerindra Sulsel, Idris Manggabarani (IMB). “Kalau tidak salah sudah ada di tangan (PKS). Kalau kita masuk (Gerindra) sudah lengkapmi (17 kursi),” serunya.

Bagi para rival, poros baru yang sedang dibangun Pak Prof bersama PKS dan Gerindra jelas merupakan ancaman. Usungan Golkar-NasDem, yakni Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) pasti cemas elektabilitasnya terganggu, begitu pula Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) yang masih berjuang mengumpulkan rekomendasi parpol.

Calon pasangan Agus Arifin Nu’mang-Aliyah Mustika Ilham, termasuk Abdul Rivai Ras alias Bro Rivai, lebih-lebih yang merasakan dampaknya. Partai Gerindra yang mereka incar sebagai kendaraan politik tinggal tunggu waktu lepas dari genggaman. (*/fajar)

 

Most Popular

To Top