Angkut Besi untuk Bangun Pesantren, Pria Ini Dipukuli Dua Kakak Beradik – FAJAR.co.id
Kriminal

Angkut Besi untuk Bangun Pesantren, Pria Ini Dipukuli Dua Kakak Beradik

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, KUBU RAYA -Marta’i mengalami luka di sekujur tubuhnya karena dikeroyok dua bersaudara Jedi (40) dan Wesdi (28), Minggu (2/10).

Warga Dusun Maju Jaya, Desa Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya, Pontianak itu terluka di bibir, rusuk, tangan, leher, dan kaki.

Penganiayaan berawal ketika pria yang berusia lebih dari setengah abad itu hendak mengangkut besi untuk pembangunan Pesantren Darul Ulum, Minggu (8/10) sore.

“Saat itu korban tidak tahu. Tiba-tiba dari belakang datang Jedi yang langsung memukulinya secara berulang-ulang,” kata Kapolsek Kuala Mandor B Iptu Suryadi, Rabu (11/10) siang.

Beruntung ada warga yang melihat pemukulan itu dan melerai keduanya.

“Karena dilerai, Jedi pun pulang ke rumahnya tak jauh dari rumah korban,” jelas Suryadi.

Satu jam berselang, Jedi dan Wesdi hendak menghadiri acara pernikahan tetangga. Untuk menuju lokasi pernikahan, keduanya harus melintas depan rumah Marta’i.

Melihat dua bersaudara itu lewat, Marta’i mencoba mengadang sambil membawa batu.

“Batu itu untuk balas dendam. Belum sempat korban balas dendam, dia dipukul Wesdi. Jedi pun ikut memukuli korban,” jelas Suryadi.

Marta’i yang tak terima akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Kuala Mandor B.

“Laporan itu kami tindak lanjuti dengan penyelidikan. Diawali dengan memeriksa korban dan saksi serta melakukan visum terhadap korban,” terang Suryadi.

Jedi dan Wesdi akhirnya langsung ditangkap di kediaman mereka.

“Saat ini, kedua pelaku masih diperiksa di ,apolsek untuk mengetahui apa yang mendasar adanya pemukulan itu. Keduanya kami jerat pasal 170 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,” tegas Suryadi. (zrn/jpnn/fajar)

Click to comment

Most Popular

To Top