Home » Keker » Yang Lain

Sabtu, 26 Februari 2011 | 20:14:35 WITA | 1283 HITS
IPDN Sudah Pecat 50 Praja

MAKASSAR -- Sorotan masyarakat terhadap kasus kekerasan yang terjadi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mendapat respons dari Rektor IPDN Prof Dr Drs HI Nyoman Sumaryadi, M.Si. Sumaryadi mengungkapkan, hingga saat ini IPDN telah memecat 50 praja karena melanggar tata tertib kampus. Terakhir 10 orang dipecat dan 7 orang di antaranya dari Sulawesi Selatan.
Penyebabnya pun beragam. Menurut Sumaryadi, ada yang dipecat bersumber dari masalah sepele, misalnya berebut absen pada saat pelatihan salah satu mata kuliah. Seorang peserta memukul salah seorang temannya yang lain menggunakan peci. Ternyata, aksi tersebut, bebernya berbuntut pada 'penyelesaian secara jantan’ tengah malam di salah satu tempat di depan kamar mandi.
"Ini sebenarnya kekerasan model baru. Ada, karena praja itu rata-rata berusia 17 tahun ketika memasuki IPDN, diasramakan pula, hingga sering  menimbulkan persoalan,’’ sebut Sumaryadi. Dia juga tidak menyangkal adanya kekerasan di kampus yang dipimpinnya, namun itu merupakan dampak yang terjadi di luar konteks pendidikan. "Itu hanya dilakukan oleh oknum-oknum praja yang tidak ada kaitannya dengan proses pendidikan," ujarnya usai menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) lanjutan dengan Rektor  Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Dr dr Idrus A Paturusi, di rektorat, Rabu 23 Februari.
Ia menegaskan bahwa IPDN tidak mengenal orientasi pengenalan kampus (Opspek), tapi hanya penggembelengan yang dilakukan Pusat Pendidikan Infrantri (Pusdif) yang berkaitan dengan disiplin dan baris-berbaris. Kekerasan yang pernah menghebohkan kampus Jatinangor ibeberapa tahun silam, ungkapnya, adalah aksi rekayasa yang dilakukan oleh praja pada saat mereka lulus. "Kekerasan tersebut merupakan bias yang dilakukan oleh oknum praja yang hingga sekarang sifatnya sangat personal," tandasnya.
Saat ini, bebernya IPDN memiliki 4.000 mahasiswa yang tersebar pada sembilan kampus, yakni Medan, Bukittinggi, Riau, Jatinangor, Cilandak Jakarta, Mataram, Pontianak, Jayapura, dan Makassar. Pada tahun ini, Sulsel akan memperoleh tambahan 100 praja dengan memanfaatkan salah satu penginapan/wisma. Tahun 2012, IPDN akan menerima 1.500 mahasiswa baru.
Adapun soal kerjasama IPDN-Unhas terkait dengan pengembangan Tri Darma Perguruan Tinggi yakni mencakup bantuan tenaga dosen tidak tetap Unhas kepada IPDN, pemanfaatan laboratorium, penggunaan fasilitas sarana dan prasarana, penelitian, serta bidang lain yang terkait. Kerja sama itu, berlaku selama tiga tahun dan merupakan lanjutan kerja sama serupa yang diteken dan berjalan dua tahun terakhir ini.
Rektor Unhas Idrus A Paturusi menjelaskan, ke depan  Unhas akan ketambahan beberapa fakultas lagi, di antaranya Kedokteran Hewan, Psikologi, Keperawatan, dan Fisioterapi, hingga Unhas akan memiliki 18 fakultas. Beberapa di antara program studi yang telah berstandar internasional adalah Kedokteran, Ekonomi, Teknik.   Para dosen Unhas yang direkrut sebagai tenaga tetap dalam proses belajar mengajar ini dipilih dari beberapa fakultas terkait.  Mereka akan mengajar mahasiswa IPDN Makassar.
Penandatanganan tersebut dilakukan juga antara Wakil Rektor I IPDN Prof Dr Sadu Wasistiono, M.S. dengan Wakil Rektor IV Unhas Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA., disaksikan Direktur IPDN Makassar Ir H Dahyar Daraba, M.Sc serta unsur pimpinan IPDN yang menyertai Rektor IPDN, dan sejumlah dekan fakultas di lingkungan Unhas. (nin)

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FMC -- Lelaki ini merasa gelisah. Ia pun menulis...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR,...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Langkah Menteri pendidikan dan kebudayaan...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua MPR, Hajriyanto Y Thohari...

Politik

Rabu, 15 Mei 2013 MAKASSAR,FAJAR -- Bakal calon bupati Sidrap, Rusdi Masse...

Rabu, 15 Mei 2013 SENGKANG,FAJAR -- Setelah resmi mendapat rekomendasi dari...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Meski telah mengundurkan diri sebagai...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi II DPR dalam masa kerja periode...

Hukum

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua Komisi Yudisial (KY), Eman Suparman...

Rabu, 15 Mei 2013 MALANG,FAJAR -- Wajah dunia pendidikan di Malang tercoreng....

Ekonomi

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- PT PLN (Persero) menyebutkan, pemakaian...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua DPR, Marzuki Alie menyatakan kenaikan...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- Pemerintah menugaskan Perum Badan Urusan...

Hiburan

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ashanty akan memulai perjalanan karirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR – Rachel Maryam geram. Akun...

Rabu, 15 Mei 2013 BEBERAPA waktu lalu, publik sempat yakin bahwa Justin...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA -- Aktris seksi, Kiki Amalia benar-benar terpukul...

Internasional

Rabu, 15 Mei 2013 DAMASKUS,FAJAR – Lebih dari dua tahun...

Selasa, 14 Mei 2013 ROSELLA, FAJAR -- Seorang pria Chicago ditahan kepolisian...

Selasa, 14 Mei 2013 SEOUL,FAJAR - Keputusan mengejutkan muncul dari rezim Kim...

Senin, 13 Mei 2013 PARIS,FAJAR - Seorang turis Perancis yang baru saja kembali...