Home » Politik

Jumat, 17 Juni 2011 | 14:33:08 WITA | 915 HITS
MK Tolak Seluruh Gugatan Pemohon
Tamasya Resmi Pimpin Bombana

JAKARTA -- Episode Pemilukada Bombana berakhir sudah, setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan putusan akhir perselisihan hasil Pemilukada Bombana, daerah yang dimekarkan dari Kabupaten Buton.
Dalam sidang pembacaan putusan atas perkara nomor: 56/PHPU.D-IX/2011 yang  digelar di gedung MK, Rabu (15/6) sore, Ketua MK Mahfud MD yang memimpin jalannya pembacaan putusan, dalam putusannya menolak seluruh gugatan pemohon dari pasangan calon kepala daerah Subhan Tambera - Abdul Asis.
"Menyatakan dalam eksepsi, menolak eksepsi termohon dan pihak terkait untuk seluruhnya. Dalam pokok permohonan, menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," ungkap Mahfud sambil mengetuk palu sidang.
Adapun pertimbangan MK menolak gugatan pemohon, antara lain dalil-dalil pemohon yang menyebutkan termohon (KPUD Bombana) telah melakukan pelanggaran-pelanggaran pemilukada dengan cara melakukan penambahan perolehan suara pihak terkait (Tamasya) dan merugikan pemohon, menurut MK pelanggaran yang didalilkan pemohon tidak mempunyai relevansi dengan penambahan perolehan suara yang menguntungkan pihak terkait.
Lagi pula, tidak ada bukti yang menunjukkan adanya pelanggaran-pelanggaran tersebut. "Kalaupun ada, tidak dilakukan termohon dengan sengaja untuk menguntungkan pihak terkait, dengan demikian menurut MK dalil pemohon tidak
terbukti dan tidak beralasan hukum," ungkap salah satu Hakim MK saat membacakan materi putusan.
Begitu juga pemohon mendalilkan telah terjadi pengurangan suara pemohon, sebagaimana dalil-dalil yang diajukan pemohon di persidangan, MK berpendapat sama, bahwa pelanggaran yang didalilkan pemohon tidak mempunyai relevansi dengan penambahan perolehan suara yang menguntungkan pihak terkait.
Mengenai dugaan pelanggaran administrasi oleh KPUD Bombana berupa penundaan pemilukada Bombana putaran ke II hingga lima kali, sehingga dinilai merugikan pemohon, MK berpendapat bahwa benar telah terjadi penundaan sebagaimana bukti-bukti yang diungkapkan dalam persidangan, namun faktanya, hal tersebut terjadi karena tidak tersedianya anggaran untuk pemilukada Bombana putaran ke II dan termohon juga telah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait mengenai hal tersebut.
Menurut MK penundaan pemilukada Bombana telah dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dan berdasarkan fakta dipersidangan, tertundanya pemilukada putaran kedua karena akibat ketidaktersediaan anggaran dalam APBD, meskipun telah dilakukan APBD Perubahan. Oleh karena itu, menurut MK dalil pemohon tidak terbukti terkait pelanggaran administrasi.
Juga dalil pemohon yang menyebutkan Ketua KPUD Bombana tidak independen dalam menjalankan tugasnya sebagai penyelenggara KPU dengan hadir dalam Rakerda PAN Bombana, menurut MK dalil pemohon juga tidak beralasan hukum, karena kehadiran Ketua KPUD Bombana dalam rangka memenuhi undangan resmi, juga menurut MK, adalah hal wajar KPUD menghadiri undangan guna melakukan sosialisasi Pemilukada Bombana dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.
Begitupun juga dalil-dalil pemohon yang mengungkapkan adanya dugaan money politik pihak terkait, dan pelibatan aparatur pemerintahan dalam memenagkan pasangan Tamasya, menurut MK, dalil pemohon tidak membuktikan dengan cukup bukti yang meyakinkan bahwa politik uang tersebut terjadi secara terstruktur, sistematis dan masif.
Dalam sidang ini, Calon Wakil Bupati Terpilih Hj Masyura dan sejumlah tim pendukung hadir mendengarkan putusan tersebut. Anggota DPRD Provinsi Sultra ini terlihat meneteskan air mata haru sesaat setelah mendengarkan pembacaan putusan MK yang memenangkan ia dan pasangannya.
Ditemui usai mengikuti persidangan, Masyura mengatakan, hasil putusan yang dibacakan MK yang memenangkan pasangannya merupakan kemenangan masyarakat Bombana secara keseluruh.
Untuk dirinya meminta kepada Bombana untuk kembali berangkulan membangunan Kabupaten Bombana lima tahun ke depan.
"Ini menjadi kemenangan masyarakat Bombana, Pemilukada Bombana telah selesai dan seluruh masyarakat mari sama-sama melanjutkan pembangunan di Bombana," ujarnya.
Sementara itu Kuasa Hukum KPUD Bombana, Arifuddin kepada Kendari Ekpres ditemui di tempat yang sama mengatakan, hasil putusan sengketa Pemilukada Bombana merupakan putusan pertama dan terakhir dan telah selesai dibacakan. "Kepada masyarakat Bombana saya harapkan dapat menerima hasil putusan MK ini," ujarnya.
Selanjutnya, kata Arifuddin, dirinya akan menyerahkan hasil putusan MK ini kepada KPUD Bombana untuk selanjutnya melanjutkan tahapan Pemilukada berikutnya, memproses pelantikan pasangan calon terpilih sebagaimana tahapan Pemilukada Bombana yang telah ditetapkan. (AGS/FMC)

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FMC -- Lelaki ini merasa gelisah. Ia pun menulis...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR,...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Langkah Menteri pendidikan dan kebudayaan...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua MPR, Hajriyanto Y Thohari...

Politik

Rabu, 15 Mei 2013 MAKASSAR,FAJAR -- Bakal calon bupati Sidrap, Rusdi Masse...

Rabu, 15 Mei 2013 SENGKANG,FAJAR -- Setelah resmi mendapat rekomendasi dari...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Meski telah mengundurkan diri sebagai...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi II DPR dalam masa kerja periode...

Hukum

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua Komisi Yudisial (KY), Eman Suparman...

Rabu, 15 Mei 2013 MALANG,FAJAR -- Wajah dunia pendidikan di Malang tercoreng....

Ekonomi

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- PT PLN (Persero) menyebutkan, pemakaian...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua DPR, Marzuki Alie menyatakan kenaikan...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- Pemerintah menugaskan Perum Badan Urusan...

Hiburan

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ashanty akan memulai perjalanan karirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR – Rachel Maryam geram. Akun...

Rabu, 15 Mei 2013 BEBERAPA waktu lalu, publik sempat yakin bahwa Justin...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA -- Aktris seksi, Kiki Amalia benar-benar terpukul...

Internasional

Rabu, 15 Mei 2013 DAMASKUS,FAJAR – Lebih dari dua tahun...

Selasa, 14 Mei 2013 ROSELLA, FAJAR -- Seorang pria Chicago ditahan kepolisian...

Selasa, 14 Mei 2013 SEOUL,FAJAR - Keputusan mengejutkan muncul dari rezim Kim...

Senin, 13 Mei 2013 PARIS,FAJAR - Seorang turis Perancis yang baru saja kembali...