Home » Nasional

Kamis, 21 Juli 2011 | 12:18:38 WITA | 913 HITS
Indeks Ketenagakerjaan Sulbar Terendah di Indonesia
Sulsel dan Maluku Utara Masuk Tiga Besar Terendah

 Kementerian, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) secara khusus menggaris bawahi tiga provinsi yang memiliki indeks pembangunan ketenagakerjaan terendah di Indonesia. Ketiga provinsi itu adalah Sulawesi Barat, Maluku Utara, dan Sulawesi Selatan.
Berdasarkan hasil pengukuran indeks Pembangunan Ketenagakerjaan yang telah dilakukan di 33 provinsi seluruh Indonesia, Sulsel mendapat nilai indeks 41,58, Maluku Utara 32,30, Sulbar dengan nilai terendah yakni 31,08. Namun Kemenakertrans bisa memaklumi karena Maluku Utara dan Sulbar adalah provinsi baru yang masih belum maksimal dalam pembangunan ketenagakerjaan.
Sedangkan yang meraih hasil terbaik adalah Provinsi DKI Jakarta dengan nilai sebesar 61,04, disusul posisi Kepulauan Riau dengan nilai indeks 60,08 dan posisi ketiga ditempati Kalimantan Timur dengan nilai indeks 58,17.
Secara nasional indeks pembangunan ketenagakerjaan hanya mencapai nilai 49. Menurut Menakertrans, Muhaimin Iskandar, hal ini terjadi karena minimnya perhatian pemda-pemda terhadap sektor ketenagakerjaan.
Untuk kedepannya, Menakertrans Muhaimin Iskandar menargetkan peningkatan nuilai indek pembangunan ketenagakerjaan tingkat provinsi menjadi rata-rata 50-55.
"Masalah pengawasan ketenagakerjaan dan pola hubungan industrial menjadi penyebab utama rendahnya nilai indeks pembangunan ketenagakerjaan di seluruh pemda di Indonesia," jelas Muhaimin.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa ini menyatakan, indeks pembangunan ketenagkerjaan disusun dengan memperhatikan 28 indikator ketenagakerjaan. Di antaranya perencanaan tenaga kerja, penduduk dan tenaga kerja, kesempatan kerja, pelatihan dan kompetensi kerja.
Selain itu indikator lainnya upaya peningkatan produktivitas tenaga kerja, pola hubungan industrial, kondisi lingkungan kerja, pengupahan dan kesejahteraan tenaga kerja dan jaminan sosial tenaga kerja.
“Penilaian Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan merupakan acuan dasar untuk mengukur tingkat keberhasilan pembangunan ketenagakerjaan di daerah, bahan evaluasi kebijakan dan program ketenagakerjaan daerah serta sarana pemicu (trigger) agar melaksanakan pembangunan ketenagakerjaan secara optimal," kata Muhaimin.
Kemenakertrans juga mengumumkan dan memberi penghargaan kepada tiga provinsi dengan indeks pembangunan ketenagakerjaan teratas. 
Berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI. 
Nomor : KEP.177/MENN11/2011, Ketiga provinsi itu adalah DKI Jakarta, Kepualaun Riau, dan Kalimantan Timur.
Menakertrans juga memberi enghargaan Pembangunan Ketenagakerjaan Terbaik Indikator Perencanaan Tenaga Kerja yang diraih  Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi D.I. Yogyakarta. Kemudian terbaik indikator Penduduk dan Tenaga Kerja: Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan kepada Provinsi Bali.
Lalu penerima terbaik Indikator Kesempatan Kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepulauan Riau,  terbaik Indikator Pelatihan dan Kompetensi Kerja: Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tenggara. Terakhir terbaik Indikator Produktivitas Tenaga Kerja yang kembali diraih Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi DKI Jakarta
"Secara keseluruhan masih didominasi nilai yang relatif rendah. Namun dengan adanya penghargaan ini, diharapkan ini dapat meningkatkan komitmen pemerintah daerah (Pemda) dalam Perencanaan Tenaga Kerja Daerah guna mendukung keberhasilan pembangunan ketenagakerjaan di Indonesia," ungkap. (fmc)

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FMC -- Lelaki ini merasa gelisah. Ia pun menulis...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR,...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Langkah Menteri pendidikan dan kebudayaan...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua MPR, Hajriyanto Y Thohari...

Politik

Rabu, 15 Mei 2013 MAKASSAR,FAJAR -- Bakal calon bupati Sidrap, Rusdi Masse...

Rabu, 15 Mei 2013 SENGKANG,FAJAR -- Setelah resmi mendapat rekomendasi dari...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Meski telah mengundurkan diri sebagai...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi II DPR dalam masa kerja periode...

Hukum

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua Komisi Yudisial (KY), Eman Suparman...

Rabu, 15 Mei 2013 MALANG,FAJAR -- Wajah dunia pendidikan di Malang tercoreng....

Ekonomi

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- PT PLN (Persero) menyebutkan, pemakaian...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua DPR, Marzuki Alie menyatakan kenaikan...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- Pemerintah menugaskan Perum Badan Urusan...

Hiburan

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ashanty akan memulai perjalanan karirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR – Rachel Maryam geram. Akun...

Rabu, 15 Mei 2013 BEBERAPA waktu lalu, publik sempat yakin bahwa Justin...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA -- Aktris seksi, Kiki Amalia benar-benar terpukul...

Internasional

Rabu, 15 Mei 2013 DAMASKUS,FAJAR – Lebih dari dua tahun...

Selasa, 14 Mei 2013 ROSELLA, FAJAR -- Seorang pria Chicago ditahan kepolisian...

Selasa, 14 Mei 2013 SEOUL,FAJAR - Keputusan mengejutkan muncul dari rezim Kim...

Senin, 13 Mei 2013 PARIS,FAJAR - Seorang turis Perancis yang baru saja kembali...