Home » Nasional

Minggu, 18 Desember 2011 | 01:08:11 WITA | 969 HITS
Maksimalkan Ormas Islam

MAKASSAR, FAJAR -- Indonesia merupakan negara dengan tingkat perkembangan ajaran agama Islam yang tinggi. Ini ditandai dengan tumbuh suburnya ormas-ormas Islam, baik itu berskala nasional, maupun di sejumlah wilayah di Tanah Air.
Namun, masyarakat jangan lupa, perdagangan dan ekonomi memiliki pengaruh besar atas penyebaran agama Islam di negeri ini. Hal ini disampaikan mantan Wakil Presiden RI, HM Jusuf Kalla, dalam pembukaan Muktamar II Ormas Islam Wahdah Islamiyah di Masjid Almarkaz, Sabtu, 18 Desember.
"Ormas Islam di Indonesia berkembang baik. Selain organisasi yang besar dalam skala nasional, seperti NU dan Muhammadiyah, di daerah-daerah juga muncul ormas-ormas Islam yang cukup kuat seperti Persis di Jawa, Hidayatullah yang basisnya di Kalimantan dan Makassar, serta DDI di Sulsel. Di Sulawesi Tengah ada Alkhaerah, dan lain-lain," ujarnya.
Menurut JK, Islam yang berkembang di Indonesia kebanyakan Islam yang lebih moderat, dan dibawa oleh para pedagang. "Di Timur Tengah, Dakwah Islam itu besar dipengaruhi kekuatan politik dan kekuasaan. Itu ditandai dengan lahirnya dinasti-dinasti Islam, seperti Abbasiyah, Umayyah, dan Oktoman. Beda dengan Asia, khususnya Indonesia. Dakwah Islam dipengaruhi oleh perdagangan," ujarnya.
Karena itu, ormas Islam jangan lupa perannya untuk meningkatkan perekomian masyarakat. Karena, menurut catatan sejarah, Islam begitu mudah tersebar dan berpengaruh di Indonesia melalui sektor tersebut.
Hal yang sama juga diungkap Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo. Menurut dia, Wahdah Islamiyah sebagai salah satu ormas Islam sudah banyak berpengaruh dalam pertumbuhan ekonomi-ekonomi kecil di Sulsel.
"Ormas Islam seperti Wahdah Islamiyah juga menentang perekonomian yang mengandung riba," jelasnya.
Sementara, Wakil Menteri Agama, Nasaruddin Umar, yang juga hadir dan memberi sambutan, mengingatkan tantangan masa depan yang selalu datang terlalu cepat tanpa disadari.
Dia menjelaskan, proses Globalisasi telah melahirkan radikalisme dan liberalisme. Globalisasi, kata dia, menginginkan sesuatu yang begitu rasional, kuantitatif, dan ukurannya selalu angka. Sedangkan, masyarakat sekarang lebih tekstual, dan tradisional.
Akhirnya, meskipun secara statistik pertumbuhan ekonomi naik, namun masih berbanding lurus dengan tolok ukur keagamaan. Buktinya, disparitas masih terjadi. Ada umat yang terlalu kaya, namun di sisi lain, ada juga masyarakat yang terlalu miskin. Sedangkan, Menteri Sosial, Salim Segaf Al Jufri, menjelaskan, pekerjaan sosial adalah fitrah manusia. Dia juga banyak menjelaskan tentang esensi seorang mu'min yang sesungguhnya.
Pembukaan Muktamar II Wahdah Islamiyah juga dihadiri Sekretaris Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Wakil DPR RI, Anis Matta, dan Wali Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin. (sbi/ars)

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FMC -- Lelaki ini merasa gelisah. Ia pun menulis...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR,...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Langkah Menteri pendidikan dan kebudayaan...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua MPR, Hajriyanto Y Thohari...

Politik

Rabu, 15 Mei 2013 MAKASSAR,FAJAR -- Bakal calon bupati Sidrap, Rusdi Masse...

Rabu, 15 Mei 2013 SENGKANG,FAJAR -- Setelah resmi mendapat rekomendasi dari...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Meski telah mengundurkan diri sebagai...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi II DPR dalam masa kerja periode...

Hukum

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua Komisi Yudisial (KY), Eman Suparman...

Rabu, 15 Mei 2013 MALANG,FAJAR -- Wajah dunia pendidikan di Malang tercoreng....

Ekonomi

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- PT PLN (Persero) menyebutkan, pemakaian...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua DPR, Marzuki Alie menyatakan kenaikan...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- Pemerintah menugaskan Perum Badan Urusan...

Hiburan

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ashanty akan memulai perjalanan karirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR – Rachel Maryam geram. Akun...

Rabu, 15 Mei 2013 BEBERAPA waktu lalu, publik sempat yakin bahwa Justin...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA -- Aktris seksi, Kiki Amalia benar-benar terpukul...

Internasional

Rabu, 15 Mei 2013 DAMASKUS,FAJAR – Lebih dari dua tahun...

Selasa, 14 Mei 2013 ROSELLA, FAJAR -- Seorang pria Chicago ditahan kepolisian...

Selasa, 14 Mei 2013 SEOUL,FAJAR - Keputusan mengejutkan muncul dari rezim Kim...

Senin, 13 Mei 2013 PARIS,FAJAR - Seorang turis Perancis yang baru saja kembali...