Home » Keker » Keker

Senin, 30 Januari 2012 | 21:04:26 WITA | 883 HITS
Pesantren Sultan Hasanuddin
Lembaga Pendidikan Islam yang Berkarakter

Suasana lingkungannya sejuk, nyaman dan tenang. Di sekitar tampak banyak pepohonan yang rindang di alam terbuka. Sangat mendukung mood santri untuk belajar di mana saja. Itulah kesan pertama yang kru KeKeR dapatkan saat pertama kali bertandang ke Pesantren Sultan Hasanuddin, Gowa. Pesantren yang saat ini dipimpin Firmanullah AM. S.Ag ini dirintis oleh Mansyur Dg. Nuntung pada tahun 1986 dan kemudian dilanjutkan perjuangannya oleh Muh. Arief Mansyur. Jumlah seluruh santri di Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah mencapai 400 orang dengan tenaga pengajar 43 orang. Ratusan santri dibina serta diarahkan dalam pengembangan skill, ilmu pengetahun baik IMTAQ (iman dan taqwa) dan IPTEK (ilmu pengetahuan dan teknologi).
Santri terlihat sibuk beraktivitas di lingkungan pesantren. Saufat S.Pd, bagian kesiswaan mengatakan, selama 24 jam, santri dididik dan diawasi oleh para uztad, uztadzah serta senior di Aliyah. Lima unit asrama adalah salah satu fasilitas yang didiami santri. Usai pulang sekolah, kata Saufat, santri bergegas menunaikan shalat di masjid, makan siang lalu lanjut belajar siang. Pelajaran di siang hari meliputi kursus Bahasa Inggris dan Arab. Lepas Ashar ada pembinaan minat dan bakat seperti tapak suci, pramuka, tekstil, serta kaligrafi.
Menariknya, saat masuk belajar siang, seluruh santri tampak rapi layaknya mengikuti pelajaran reguler di pagi hari. Santri tidak dibolehkan menggunakan pakaian berbahan kaos dan harus  mengenakan sepatu lengkap dengan kaos kaki. Ini merupakan salah satu bentuk penerapan kedisiplinan bagi santri. Layaknya pesantren-pesantren lainnya, sekolah ini juga menerapkan dua bahasa asing yaitu Arab dan Inggris dalam percakapan sehari-hari.
Akbar Adam, bagian humas pesantren menambahkan, sistem yang diterapkan berjalan dengan baik. Ya, saat peliputan pun, santri tampak berkomunikasi menggunakan Bahasa Arab dengan temannya. Kalaupun ada yang tidak berbahasa, kata Akbar, ada hukuman yaitu membersihkan dan menghapal surah. "Kami beri hukuman yang mendidik," akunya.   
Pendidikan berbasis Islami memang sangat ditonjolkan Pesantren Sultan Hasanuddin. Sang direktur, Firmanullah AM.S.Ag membenarkan hal itu. Sebagai pesantren, katanya, itulah ciri khas sekaligus tujuan utamanya. Lokasi yang strategis, meski jauh dari keramaian tetap membuat santri betah. Terlihat jelas bahwa tak ada pembatas yang membatasi pesantren dengan alam terbuka. Direktur yang hangat disapa Uztad Firman saat itu sedang mengajar pelajaran Agama kepada santri di ruangan terbuka.
"Santri tidak selamanya harus belajar indoor. Alam terbuka di pesantren menjadi salah satu fasilitas belajar yang nyaman. Santri suka itu,"aku Uztad Firman yang juga didampingi sang Isteri, Muttahidah Muchtar.
Pelajaran yang menjadi ciri khas kepesantrenan seperti kitab gundul dan tahfiz dipertahankan Pesantren yang juga mendapat perhatian besar Dewan Pembina Yayasannya, Dr. HM. Syahrul Yasin Limpo, SH.M.SI MH. Selain itu, pengurus yayasan, Hj. Sufianah Mansjur juga rutin mengamati perkembangan pesantren  dan membina beberapa ekskul.
Sekolah ini juga terkenal dengan segudang prestasi. Kemahiran santrinya dalam bahasa, pelajaran agama serta akhlak  menjadi bekal utama santri saat tamat dan terjun ke masyarakat. Karakter Islami dianggap penting demi lahirnya generasi Islami yang berkualitas. (nurul)

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FMC -- Lelaki ini merasa gelisah. Ia pun menulis...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR,...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Langkah Menteri pendidikan dan kebudayaan...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua MPR, Hajriyanto Y Thohari...

Politik

Rabu, 15 Mei 2013 MAKASSAR,FAJAR -- Bakal calon bupati Sidrap, Rusdi Masse...

Rabu, 15 Mei 2013 SENGKANG,FAJAR -- Setelah resmi mendapat rekomendasi dari...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Meski telah mengundurkan diri sebagai...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi II DPR dalam masa kerja periode...

Hukum

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua Komisi Yudisial (KY), Eman Suparman...

Rabu, 15 Mei 2013 MALANG,FAJAR -- Wajah dunia pendidikan di Malang tercoreng....

Ekonomi

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- PT PLN (Persero) menyebutkan, pemakaian...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua DPR, Marzuki Alie menyatakan kenaikan...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- Pemerintah menugaskan Perum Badan Urusan...

Hiburan

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ashanty akan memulai perjalanan karirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR – Rachel Maryam geram. Akun...

Rabu, 15 Mei 2013 BEBERAPA waktu lalu, publik sempat yakin bahwa Justin...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA -- Aktris seksi, Kiki Amalia benar-benar terpukul...

Internasional

Rabu, 15 Mei 2013 DAMASKUS,FAJAR – Lebih dari dua tahun...

Selasa, 14 Mei 2013 ROSELLA, FAJAR -- Seorang pria Chicago ditahan kepolisian...

Selasa, 14 Mei 2013 SEOUL,FAJAR - Keputusan mengejutkan muncul dari rezim Kim...

Senin, 13 Mei 2013 PARIS,FAJAR - Seorang turis Perancis yang baru saja kembali...