Home » Local News » Sulsel

Selasa, 03 April 2012 | 18:57:46 WITA | 1206 HITS
Daftar Honorer K1 Bermasalah
Karlos: Hanya 17 yang Murni

BONTOSUNGGU,FAJAR -- Daftar pegawai honorer Jeneponto yang lolos verifikasi kategori satu (K1) bermasalah. Dari 280 orang yang diumumkan melalui website resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN), hanya 17 orang di antaranya yang murni lolos.
LEBIH 200 orang lainnya dicurigai lolos karena adanya permainan oleh oknum tertentu. Umumnya, berkas pegawai honorer tersebut dimanipulasi. Tahun pengangkatannya diundur ke tahun 2005, meski baru masuk setelah 2005.
Sementara pegawai honorer yang merasa memenuhi syarat untuk lolos, justru tidak tercantum namanya. Akibatnya, sejumlah pegawai honorer langsung mengadukan hal tersebut ke DPRD Jeneponto, Senin 2 April.
Salah seorang di antaranya adalah SD, pegawai honorer dari Kecamatan Binamu. Dia mengatakan, ada tujuh orang pegawai honorer yang lolos verifikasi dari Kantor Cabang Dinas Kecamatan Binamu yang diduga "siluman". Mereka lolos karena ada manipulasi berkas.
Tujuh pegawai honorer dimaksud adalah MG, RE, GU, AS, AG, MU, dan RO. Semua surat keterangan (SK) pengangkatan ketujuh pegawai honorer tersebut diduga bertanggal mundur, yakni tahun 2005, sebagaimana persyaratan.
"Saya berharap agar DPRD dapat memperhatikan nasib tenaga honorer asli yang telah dizalimi oleh BKDD," ujar SD di kantor DPRD Jeneponto, kemarin.
Tidak hanya itu, berembus juga dugaan bahwa ada pegawai honorer yang membayar puluhan juta agar lolos K1.
Wakil Ketua DPRD Jeneponto, Syamsuddin Karlos, membenarkan banyaknya pegawai honorer "siluman". Dia mengatakan ada indikasi permainan yang dilakukan oknum di BKDD dan BKN.
Karlos mengatakan, Agustus tahun lalu, pihaknya mendapat data dari BKN bahwa pegawai honorer yang lolos K1 berjumlah 279 orang. Ternyata, setelah diumumkan melalui website resmi BKN, jumlahnya bertambah menjadi 280 orang.
"Dari jumlah 280 orang yang diumumkan, hanya 17 orang tenaga honorer yang pantas lolos. Selebihnya siluman," kata Karlos.
Dia menambahkan, berdasarkan laporan yang dia terima, honorer yang lolos ada yang membayar Rp30 juta sampai Rp50 juta. Pihaknya berencana berkonsultasi ke Menpan dan BKN untuk mempertanyakan masalah ini. "Kami meminta pegawai honorer yang dizalimi untuk datang melapor kepada DPRD sebelum kami berangkat ke Jakarta," katanya.
Bupati Jeneponto Radjamilo yang dikonfirmasi soal ini mengaku belum menerima daftar pegawai honorer yang lolos K1. Makanya, Radjamilo enggan berkomentar banyak.
Dia hanya meminta agar masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan isu yang berkembang. Dia juga memastikan akan segera mengumumkan daftar pegawai honorer yang lolos K1 setelah daftarnya dia terima.
"Untuk apa disimpan-simpan kalau datanya sudah ada. Tapi sampai saat ini nama pegawai honorer K1 belum ada saya pegang," katanya. (lom/sap)

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FMC -- Lelaki ini merasa gelisah. Ia pun menulis...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR,...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Langkah Menteri pendidikan dan kebudayaan...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua MPR, Hajriyanto Y Thohari...

Politik

Rabu, 15 Mei 2013 MAKASSAR,FAJAR -- Bakal calon bupati Sidrap, Rusdi Masse...

Rabu, 15 Mei 2013 SENGKANG,FAJAR -- Setelah resmi mendapat rekomendasi dari...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Meski telah mengundurkan diri sebagai...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi II DPR dalam masa kerja periode...

Hukum

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua Komisi Yudisial (KY), Eman Suparman...

Rabu, 15 Mei 2013 MALANG,FAJAR -- Wajah dunia pendidikan di Malang tercoreng....

Ekonomi

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- PT PLN (Persero) menyebutkan, pemakaian...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua DPR, Marzuki Alie menyatakan kenaikan...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- Pemerintah menugaskan Perum Badan Urusan...

Hiburan

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ashanty akan memulai perjalanan karirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR – Rachel Maryam geram. Akun...

Rabu, 15 Mei 2013 BEBERAPA waktu lalu, publik sempat yakin bahwa Justin...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA -- Aktris seksi, Kiki Amalia benar-benar terpukul...

Internasional

Rabu, 15 Mei 2013 DAMASKUS,FAJAR – Lebih dari dua tahun...

Selasa, 14 Mei 2013 ROSELLA, FAJAR -- Seorang pria Chicago ditahan kepolisian...

Selasa, 14 Mei 2013 SEOUL,FAJAR - Keputusan mengejutkan muncul dari rezim Kim...

Senin, 13 Mei 2013 PARIS,FAJAR - Seorang turis Perancis yang baru saja kembali...