Home » Local News » Sulsel

Rabu, 18 April 2012 | 19:30:12 WITA | 477 HITS
Calon Kepala Sekolah Bayar Rp5 Juta
Kadisdikpora: Bukan Kami yang Memungut

BULUKUMBA, FAJAR -- Praktik jual beli jabatan masih terus berlangsung. Di Bulukumba, seorang yang akan menjadi kepala sekolah mesti mengeluarkan dana sedikitnya Rp5 juta. Itu untuk calon kepala sekolah dasar (SD).

INFORMASI yang dhimpun FAJAR menyebutkan, dana tersebut dipungut dengan berbagai alasan. Salah satunya sebagai biaya pendidikan dan latihan (Diklat) calon kepala sekolah. Diklat ini berlangsung enam bulan.

Selain biaya pendidikan khusus, para calon kepala sekolah masih dibebani pembayaran lain. Untuk menjadi kepala sekolah pada sekolah yang diinginkan, maka calon yang bersangkutan harus menyetor sejumlah uang ke oknum tertentu. Besarnya berkisar antara Rp2 juta hingga Rp3 juta.

Dengan demikian, total dana yang harus dikeluarkan seorang calon kepala sekolah mencapai Rp7 juta hingga Rp8 juta. Para calon kepala sekolah tidak mampu menghindar dari pungutan itu. Sebab, jika tidak, yang bersangkutan bisa gagal jadi kepala sekolah. Pembayaran itu tidak sebanding dengan tunjangan kepala sekolah yang hanya sekira Rp600 ribu per bulan.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bulukumba, Andi Akbar Amier, Selasa 17 April, mengaku sudah mendapat informasi tentang biaya calon kepala sekolah tersebut. Tetapi, dia mengatakan bukan pihaknya yang melakukan pungutan.

Menurutnya, pendidikan dan latihan bagi calon kepala sekolah dilakukan oleh pihak ketiga. Dengan demikian Disdikpora sama sekali tidak bertanggung jawab jika ada pembebanan biaya kepada calon kepala sekolah karena tidak masuk dalam kegiatan resmi dinas.

Andi Akbar juga mengaku prihatin dengan kondisi itu. Pembebanan tersebut, katanya, otomatis akan memberatkan para calon kepala sekolah. Padahal, menurutnya, kegiatan tersebut sama sekali tidak menjadi persyaratan untuk mengangkat seseorang menjadi kepala sekolah.

Kegiatan tersebut, lanjut Akbar, hanya kegiatan biasa yang sekadar bernilai peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang bersangkutan. Tidak bisa diklaim sebagai bukti pendukung untuk mendapat kesempatan sebagai kepala sekolah.

Dia mengatakan calon kepala sekolah tidak perlu mengikuti kegiatan tersebut jika terkesan dipaksakan. Apalagi jika biayanya terlalu besar. "Pelaksananya itu orang luar," bebernya.

Lebih lanjut, Akbar menyebutkan, bahwa memang ada program pendidikan dan latihan bagi para kepala sekolah. Tetapi, baru bersifat rencana. Kalaupun dilaksanakan, maka kemungkinan besar biayanya tidak dibebankan kepada para kepala sekolah.

Anggota Komisi D DPRD Bulukumba, Muhammad Bakti menegaskan bahwa Disdikpora tidak boleh membiarkan kasus ini terjadi. Disdikpora, kata dia, harus meminta penjelasan pelaksana acara tersebut.

Bakti curiga dalam pelaksanaannya ada koordinasi dengan Disdikpora. Tetapi, kemudian Disdikpora lepas tangan. Pasalnya, kata dia, dalam setiap pelakanaan kegiatan khususnya dalam bidang pendidikan selalu ada persetujuan instansi terkait. "Aneh sekali dengan adanya persoalan seperti itu," ujarnya. (arm)

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FMC -- Lelaki ini merasa gelisah. Ia pun menulis...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR,...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Langkah Menteri pendidikan dan kebudayaan...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua MPR, Hajriyanto Y Thohari...

Politik

Rabu, 15 Mei 2013 MAKASSAR,FAJAR -- Bakal calon bupati Sidrap, Rusdi Masse...

Rabu, 15 Mei 2013 SENGKANG,FAJAR -- Setelah resmi mendapat rekomendasi dari...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Meski telah mengundurkan diri sebagai...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi II DPR dalam masa kerja periode...

Hukum

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua Komisi Yudisial (KY), Eman Suparman...

Rabu, 15 Mei 2013 MALANG,FAJAR -- Wajah dunia pendidikan di Malang tercoreng....

Ekonomi

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- PT PLN (Persero) menyebutkan, pemakaian...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua DPR, Marzuki Alie menyatakan kenaikan...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- Pemerintah menugaskan Perum Badan Urusan...

Hiburan

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ashanty akan memulai perjalanan karirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR – Rachel Maryam geram. Akun...

Rabu, 15 Mei 2013 BEBERAPA waktu lalu, publik sempat yakin bahwa Justin...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA -- Aktris seksi, Kiki Amalia benar-benar terpukul...

Internasional

Rabu, 15 Mei 2013 DAMASKUS,FAJAR – Lebih dari dua tahun...

Selasa, 14 Mei 2013 ROSELLA, FAJAR -- Seorang pria Chicago ditahan kepolisian...

Selasa, 14 Mei 2013 SEOUL,FAJAR - Keputusan mengejutkan muncul dari rezim Kim...

Senin, 13 Mei 2013 PARIS,FAJAR - Seorang turis Perancis yang baru saja kembali...