Home » Politik

Jumat, 06 Juli 2012 | 00:12:10 WITA | 2103 HITS
Idealnya JK Capres, Prabowo Cawapres
PPP Tanggapi Keinginan Gerindra

MAKASSAR, FAJAR -- Keinginan Gerindra meminang Jusuf Kalla (JK) menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) Ketua Pembina DPP Gerindra, Prabowo Subianto merisaukan partai yang selama ini tampil memperjuangkan JK menjadi Calon Presiden (Capres) pada Pemilu 2014 mendatang.

Kegalauan itu salah satu yang dirasakan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang sejak awal telah mewacanakan JK Capres 2014 pada Munas PPP beberapa waktu lalu. Belum lagi partai pendatang baru, Nasional Demokrat juga sudah ikut mewacanakan JK Capres pada Pilpres mendatang.

Ketua DPW PPP Sulsel, Amir Uskara dengan tegas menyatakan ketidakikhlasannya kalau pada Pilpres mendatang JK hanya diposisikan sebagai Cawapres. Padahal kapasitas JK jadi presiden mendatang dianggap jauh lebih pantas dibanding Capres yang bermunculan saat ini. Begitu juga dengan Prabowo Subianto.

"Kapasitas JK jadi Capres lebih pantas dibanding Prabowo. Mengurus bangsa dan negara ini saya kira bukan soal kendaraan saja tapi butuh kapasitas dari seorang tokoh yang akan maju. Jadi kalau saya berpendapat, kurang pantas kalau JK menjadi Cawapres Prabowo," kata Amir Uskara, Kamis, 5 Juli.

Kendati pun Prabowo memiliki kendaraan yakni Gerindra serta ditempatkan pada posisi teratas survei elektabilitas, tidak berarti JK harus didorong sekadar jadi calon RI 02. Elektabilitas Prabowo yang tertinggi saat ini dipandang PPP sebagai wujud kerja yang telah dilakukan Prabowo selama ini. Berbeda dengan JK yang saat ini belum bergerak dan belum pernah menyatakan siap menjadi presiden.

"Kalau JK bergerak, saya yakin elektabilitas dia akan lebih meningkat dibanding kandidat lainnya. Kita harus menyadari bahwa negara ini butuh pemimpin berkapasitas seperti JK, bukan sekadar mengusung Capres hanya karena memiliki kendaraan. Sekiranya PPP bisa mengusung capres tanpa dukungan partai lain, sendiri pun PPP akan usung JK," imbuh Amir Uskara.

PPP tambah Amir bisa saja sepakat paket ini sepanjang JK yang menjadi Capres dan Prabowo sebagai Cawapres. "Itu yang lebih ideal. Jadi kalau Gerindra mau membalik paket itu, saya kira sudah jadi itu paket," tambah Amir.

Wakil Ketua DPD Gerindra Sulsel, Nasrullah Mustamin yang dikonfirmasi terpisah sangat mengapresiasi keinginan DPP Gerindra memaketkan Prabowo-JK di Pilpres mendatang. "Kita tidak perlu kerja keras untuk memenangkan pasangan ini. Hal ini saya kira pasangan ideal karena kita tahu JK dikenal cepat mengambil keputusan, sementara Prabowo tegas dan berani," kata Nasrullah.

Keinginan Gerindra meminang JK sebagai Cawapres ungkap Nasrullah sudah sejak lama yakni pada saat Prabowo diputuskan akan menjadi Capres partai ini. Cuma memang baru kali ini kader Gerindra terbuka dengan wacana tersebut. "Jadi sejak Prabowo ditetapkan Capres Gerindra, sudah muncul nama JK sebagai Cawapres," imbuh Nasrullah.

Soal sikap sejumlah partai yang ingin JK Capres, Gerindra melihat bahwa keinginan tersebut belum bersifat keputusan. Apalagi partai yang inginkan JK ini juga punya kader yang potensi bertarung di Pilpres. "Kasihan tokoh kita kalau diperlakukan seperti itu. Jangan sampai sekadar dijadikan jualan politik sementara pada akhirnya tidak diusung. Ini yang perlu kita amati sehingga tokoh kita tidak sekadar dipermainkan," tandas Nasrullah. (sah)

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FMC -- Lelaki ini merasa gelisah. Ia pun menulis...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR,...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Langkah Menteri pendidikan dan kebudayaan...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua MPR, Hajriyanto Y Thohari...

Politik

Rabu, 15 Mei 2013 MAKASSAR,FAJAR -- Bakal calon bupati Sidrap, Rusdi Masse...

Rabu, 15 Mei 2013 SENGKANG,FAJAR -- Setelah resmi mendapat rekomendasi dari...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Meski telah mengundurkan diri sebagai...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi II DPR dalam masa kerja periode...

Hukum

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua Komisi Yudisial (KY), Eman Suparman...

Rabu, 15 Mei 2013 MALANG,FAJAR -- Wajah dunia pendidikan di Malang tercoreng....

Ekonomi

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- PT PLN (Persero) menyebutkan, pemakaian...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua DPR, Marzuki Alie menyatakan kenaikan...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- Pemerintah menugaskan Perum Badan Urusan...

Hiburan

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ashanty akan memulai perjalanan karirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR – Rachel Maryam geram. Akun...

Rabu, 15 Mei 2013 BEBERAPA waktu lalu, publik sempat yakin bahwa Justin...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA -- Aktris seksi, Kiki Amalia benar-benar terpukul...

Internasional

Rabu, 15 Mei 2013 DAMASKUS,FAJAR – Lebih dari dua tahun...

Selasa, 14 Mei 2013 ROSELLA, FAJAR -- Seorang pria Chicago ditahan kepolisian...

Selasa, 14 Mei 2013 SEOUL,FAJAR - Keputusan mengejutkan muncul dari rezim Kim...

Senin, 13 Mei 2013 PARIS,FAJAR - Seorang turis Perancis yang baru saja kembali...