Home » Local News » Sulsel

Selasa, 10 Juli 2012 | 18:58:19 WITA | 258 HITS
Biaya Masuk SMKN Lau Rp2,7 Juta

MAROS, FAJAR -- Tingginya biaya Penerimaan Siswa Baru (PSB) kembali dikeluhkan orang tua siswa. Kali ini terjadi di SMKN 1 Lau. Seorang calon siswa mundur gara-gara tidak mampu membayar biaya masuk Rp2,7 juta.
BIAYA masuk ini diputuskan melalui komite sekolah. Semua siswa baru diwajibkan menyetor uang yang disebut sebagai biaya pembangunan itu. Persoalannya, biaya itu harus dibayar tunai. Tidak bisa diangsur.

Salah seorang warga, Nurbaya mengaku terpaksa gagal menyekolahkan anaknya di SMKN 1 Lau. Dia mencoba meminta keringanan agar biaya itu diangsur beberapa kali, namun tidak mendapat respons. "Itu di luar seragam. Kalau seragam disiapkan sendiri," kata Nurbaya, Senin 9 Juli.

Nurbaya mengakui sebelum penerapan pembayaran itu, pihak sekolah telah mengundang orang tua siswa untuk membicarakannya. Keputusannya, setiap orang tua siswa dibebankan biaya senilai Rp2.750.000.
"Anak saya sudah meminta kelonggaran dengan cara angsuran. Tapi tetap tidak bisa," kata warga Kelurahan Hasanuddin, Kecamatan Mandai itu.

Hal senada diungkapkan salah orang tua calon siswa lainnya, Hawang. Dia mengaku terbebani dengan pungutan yang tinggi itu.
Ketua Komisi III DPRD Maros, Darwis Daud mengatakan, sebagai tenaga pendidik, pembayaran dalam bentuk apapun itu tidak boleh menghambat pendidikan siswa.

"Apalagi itu namanya dana komite. Jadi pembayarannya tidak harus dipaksakan, tetapi harus disesuaikan dengan kemampuan orang tua. Jangan sampai gara-gara biaya itu, anak-anak jadi putus sekolah," tegasnya.
Dia menambahkan, peranan komite sekolah adalah membantu pembelajaran. Dia menyarankan agar pihak sekolah memberikan kelonggaran kepada orang tua siswa.

Anggota Komisi III lainnya, Andi Said Patombongi mengatakan, sebaiknya siswa diberi kelonggaran untuk mengangsur pembayarannya.

Ketua Komite SMKN 1 Lau, Ikram Rahim membantah soal tidak adanya kelonggaran yang diberikan kepada orang tua siswa. Dia mengaku sudah meminta ketua panitia PSB agar memberikan kelonggaran kepada orang tua siswa.
"Saya sudah sampaikan kalau ada orang tua yang mengeluh tidak bisa melunasi pembayaran itu, arahkan ke saya sebagai ketua komite. Nanti saya yang memberi kebijakan," katanya.

Kebijakan itu, kata dia, tidak hanya berupa angsuran pembayaran. Pihaknya juga siap memberi kemudahan bagi mereka yang betul-betul tidak mampu membayar.

"Bahkan ada yang tidak kami kenakan biaya, karena mereka mengaku tidak mampu. Kita gratiskan. Kalau ada yang mampunya bayar tiga kali ya silakan. Dua kali juga bisa atau langsung juga. Intinya tergantung kemampuannya. Itu tidak kita paksakan," katanya.

Dia menduga ada oknum yang bermain atau bisa juga orang tua siswa tidak mendapat informasi betul mengenai adanya angsuran itu. Selain untuk pembangunan, dia mengatakan dananya juga digunakan untuk membeli perlengkapan seperti kursi dan meja. (arn)

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FMC -- Lelaki ini merasa gelisah. Ia pun menulis...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR,...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Langkah Menteri pendidikan dan kebudayaan...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua MPR, Hajriyanto Y Thohari...

Politik

Rabu, 15 Mei 2013 MAKASSAR,FAJAR -- Bakal calon bupati Sidrap, Rusdi Masse...

Rabu, 15 Mei 2013 SENGKANG,FAJAR -- Setelah resmi mendapat rekomendasi dari...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Meski telah mengundurkan diri sebagai...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi II DPR dalam masa kerja periode...

Hukum

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua Komisi Yudisial (KY), Eman Suparman...

Rabu, 15 Mei 2013 MALANG,FAJAR -- Wajah dunia pendidikan di Malang tercoreng....

Ekonomi

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- PT PLN (Persero) menyebutkan, pemakaian...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua DPR, Marzuki Alie menyatakan kenaikan...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- Pemerintah menugaskan Perum Badan Urusan...

Hiburan

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ashanty akan memulai perjalanan karirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR – Rachel Maryam geram. Akun...

Rabu, 15 Mei 2013 BEBERAPA waktu lalu, publik sempat yakin bahwa Justin...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA -- Aktris seksi, Kiki Amalia benar-benar terpukul...

Internasional

Rabu, 15 Mei 2013 DAMASKUS,FAJAR – Lebih dari dua tahun...

Selasa, 14 Mei 2013 ROSELLA, FAJAR -- Seorang pria Chicago ditahan kepolisian...

Selasa, 14 Mei 2013 SEOUL,FAJAR - Keputusan mengejutkan muncul dari rezim Kim...

Senin, 13 Mei 2013 PARIS,FAJAR - Seorang turis Perancis yang baru saja kembali...