Home » Makassar Hari Ini » Yang Lain

Sabtu, 29 September 2012 | 00:47:19 WITA | 1231 HITS
Erizal Bakar “Kuda Hitam”
Unggul-Wahyuddin Berebut Isu Daerah

MAKASSAR, FAJAR -- Tarik menarik kepentingan mewarnai perebutan calon dirut PT Semen Tonasa. Meski pemerintah daerah Sulawesi Selatan mematok putra daerah sebagai harga mati untuk pengganti Sattar Taba, bukan tidak mungkin pemilik saham akan menunjuk Erizal Bakar.

Direktur
Pengembangan Usaha dan Strategi PT Semen Gresik itu dianggap bisa diterima di semua kalangan. Selain meniti karier di industri semen (PT Semen Padang), alumni Teknik Industri ITB itu juga pernah menjabat Direktur Pemasaran di PT Semen Tonasa (2005-2011).

Setelah satu periode menjabat direktur pemasaran di Tonasa, Erizal diangkat sebagai Direktur Pengembangan Usaha dan Strategi pada RUPSLB, 11 Maret 2011 di PT Semen Gresik. Meskipun masa jabatannya itu akan berakhir pada 2016, peraih gelar magister manajemen di Universitas Andalas Sumatera Barat  2004 silam itu, namanya disebut-sebut punya peluang besar memimpin perusahaan semen yang berpusat di Biringere itu. “Nantilah. Saya serahkan sepenuhnya ke pemegang saham. Soal sosok saya, orang Tonasa pasti banyak tahu. Tak perlu saya yang bicara,” ujar Erizal saat dihubungi lewat telepon genggamnya, kemarin.

Erizal bisa menjadi “kuda hitam” dalam pencalonan ini. Tapi, bila saja sentimen kedaerahaan terus diteriakkan, maka RUPS pada 1 Oktober nanti akan jatuh pada dua pilihan yakni, Andi Unggul Attas dan Wahyuddin Bagenda.

Unggul bisa saja “unggul” karena meniti karier dari industri semen (Semen Tonasa)
 sejak tahun 1987. Karier alumni Teknik Elektro Unhas pada 1985 ini makin berkilau setelah Erizal Bakar ditarik ke PT Semen Gresik. Dia dipercaya menjabat Plt Direktur Pemasaran PT Semen Tonasa sejak 2011 lalu. Hanya saja, peraih gelar Master of Business Administration, 1999, IBM Global-Jakarta, ini diragukan usia kematangan manajerialnya yang belum lama menjabat direksi.

Di bagian lain, nama Wahyuddin Bagenda disebut-sebut menguat dua hari terakhir. Bila Unggul kandas dan pemprov tetap menginginkan putra daerah, bukan tidak mungkin kelahiran Palopo 10 Desember 1961 ini akan dipilih memimpin perusahaan berkapasitas 6,8 juta ton per tahun itu.

Wahyuddin yang juga alumni Teknik Elektro Unhas 1986 ini mampu mengangkat margin PT LEN (Lembaga Elektronika Negara) ini di posisi teratas. Itu pula yang membuat komisaris utama PT SEI (sekarang) ini dipertahankan menjabat selama dua periode di perusahaan persero elektrik itu.

Sedangkan Gatot Kustyadji juga tak bisa diremehkan. Hubungan kekerabatan dengan Dirut PT Semen Gresik Dwi Sucipto ini terus disebut-sebut juga memiliki power untuk tampil di posisi dirut Tonasa. Dia memulai kariernya di PT Semen Padang tahun 1990-2005. Alumni Teknik Kimia ITS Surabya ini saat ini menjabat Direktur Litbang & Operasional di PT Semen Tonasa sejak 2005.   

Nama terakhir yang ikut mewarnai bursa calon dirut PT Semen Tonasa adalah
Syaiful Abunawar. Kabarnya, Direktur Teknik & Pengembangan PT Semen Baturaja ini adalah “titipan” salah satu partai penguasa yang juga kerabat dekat ketua DPR RI, Marzuki Alie.
 
Ke Jakarta

Dua hari terakhir, gelombang dukungan untuk menguatkan putra daerah masuk ke dalam jajaran direksi dan komisaris terus berlangsung. Malah, DPRD Sulsel dan Bupati Pangkep menyurat ke Menteri BUMN dan Dirut PT Semen Gresik agar memasukkan putra daerah dalam jajaran direksi dan komisaris.

Surat bernomor 160/266/DPRD/IX/2012 yang diteken HM Roem itu mendesak dua poin ke pemegang saham; yakni mengakomodasi putra daerah masuk dalam jajaran direksi PT Semen Tonasa mengingat SDM asal daerah Pangkep memilki kapasitas yang memadai, juga pengangkatan dewan komisaris tambahan diharapkan dari dearah setempat.  (rhd-asw/sil)

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FMC -- Lelaki ini merasa gelisah. Ia pun menulis...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR,...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Langkah Menteri pendidikan dan kebudayaan...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua MPR, Hajriyanto Y Thohari...

Politik

Rabu, 15 Mei 2013 MAKASSAR,FAJAR -- Bakal calon bupati Sidrap, Rusdi Masse...

Rabu, 15 Mei 2013 SENGKANG,FAJAR -- Setelah resmi mendapat rekomendasi dari...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Meski telah mengundurkan diri sebagai...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi II DPR dalam masa kerja periode...

Hukum

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua Komisi Yudisial (KY), Eman Suparman...

Rabu, 15 Mei 2013 MALANG,FAJAR -- Wajah dunia pendidikan di Malang tercoreng....

Ekonomi

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- PT PLN (Persero) menyebutkan, pemakaian...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua DPR, Marzuki Alie menyatakan kenaikan...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- Pemerintah menugaskan Perum Badan Urusan...

Hiburan

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ashanty akan memulai perjalanan karirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR – Rachel Maryam geram. Akun...

Rabu, 15 Mei 2013 BEBERAPA waktu lalu, publik sempat yakin bahwa Justin...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA -- Aktris seksi, Kiki Amalia benar-benar terpukul...

Internasional

Rabu, 15 Mei 2013 DAMASKUS,FAJAR – Lebih dari dua tahun...

Selasa, 14 Mei 2013 ROSELLA, FAJAR -- Seorang pria Chicago ditahan kepolisian...

Selasa, 14 Mei 2013 SEOUL,FAJAR - Keputusan mengejutkan muncul dari rezim Kim...

Senin, 13 Mei 2013 PARIS,FAJAR - Seorang turis Perancis yang baru saja kembali...