Home » Local News » Sulsel

Senin, 08 Oktober 2012 | 20:05:12 WITA | 511 HITS
Pemilukada Luwu Digelar 2013

BELOPA, FAJAR -- Pemilihan kepada daerah (Pemilukada) di Kabupaten Luwu tetap akan berjalan sesuai mekanisme. Kemendagri memastikan tidak ada pengunduran, yakni sesuai jadwal diselenggarakan 2013 mendatang.
Hal itu diperjelas ketika KPU beserta jajaran Pemkab Luwu melakukan kunjungan kerja dalam hal konsultasi  ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat dan Kantor Kementerian Dalam Negeri(Kemendagri) Jakarta, baru-baru ini.

Konsultasi itu dipimpin Komisioner KPUD Luwu yang diketuai Andi Padellang bersama dua komisioner, Syamsul Alam dan H Ridwan, serta juga ikut didampingi Komisioner KPUD Sulsel, Dr Lomba Sultan bersama rombongan Pemkab Luwu yang dipimpin Kepala Inspektorat, Lahmuddin didampingi Kabag Pemerintahan, Rahmat, Kabag Hukum, Buhari dan, Kabag Pemerintahan, Muhammad Rudi.

Ikut juga anggota Komisi I DPRD Luwu yang dipimpin Yani Mulake. Saat diterima Kepala Bagian Teknis Perencana Pilkada KPU Pusat, Nur Syafaat rombongan mempertanyakan kebenaran penundaan Pemiluka di beberapa daerah kabupaten dan Kota. Apalagi saat ini kian merebak di media massa termasuk di dalamnya tahapan Pemiluka Luwu yang informasinya mengalami penundaan hingga tahun 2015.

Kepala Bagian Teknis Perencana Pilkada KPU Pusat, Nur Syafaat menegaskan bahwa wacana penundaaan pilkada di beberapa kabupaten/kota di Indonesia itu baru sebatas wacana dan belum pasti.

KPU Pusat, sebutnya, belum menerima secara tertulis aturan penundaan tahapan pilkada itu. “Informasi itu barus sebatas wacana saja, KPU pusat belum menerima secara tertulis aturan itu dari Kemendagri. Jadi, itu hanya sebatas informasi dari media massa,”  tutur Nur Syafaat.

Dengan belum adanya kepastian, sebut dia, maka KPUD dan Pemkab Luwu tetap harus melaksanakan tahapan Pemiluka Luwu pada September 2013 mendatang. “Belum ada aturan yang mengikat penundaan Pemilukada Luwu. Semua schedul silakan dijalankan sesuai program. Jika memang ada perubahan aturan secepatnya kami informasikan ke daerah khususnya ke KPUD dan Pemkab Luwu,” bebernya.

Hal senada ditambahkan Kepala Seksi Wilayah dan PAW DPRD Kementerian Dalam Negeri, Herman. Katanya, hingga saat ini informasi penundaan pilkada di beberapa daerah kabupaten/kota baru memang belum memiliki keputusan secara tertulis.

“Yang jelas, Kemendagri sendiri hingga saat ini belum mengeluarkan satu pun aturan tertulis soal penundaan Pilkada Luwu dan daerah lainnya di Indonesia,” aku Herman.

Pemkab Luwu sendiri sejauh ini sangat siap dan berharap pemilukada tidak diundur. Menurut Kabag Pemerintahan Kabupaten Luwu, Rahmat Azis, pada prinsipnya Pemkab Luwu telah siap dengan dukungan anggaran pemilukada jika dilaksanakan tahun depan sesuai jadwal yang ada.

Bahkan, berdasarkan dukungan DPRD saat ini Pemkab Luwu telah menyiapkan plafon anggaran senilai Rp7 miliar dan tahun 2013 nanti atas dukungan DPRD Luwu juga akan difinalisasi seluruh kebutuhan anggaran Pilkada Luwu sesuai estimasi kebutuhan yang diperlukan. “Kita berharap sesuai jadwal,” harap Rahmat.

Berdasarkan hasil konsultasi itu, maka KPU Luwu menyampaikan ke masyarakat bahwa sudah jelas pihak KPU Pusat dan Kemendagri  mendukung pelaksanaan tahapan Pilkada Luwu bulan September 2013 mendatang, Komisioner KPUD Sulsel, Dr Lomba Sultan juga ikut meyakinkan bahwa memang harus mengacu pada Undang Undang 32 tahun 2004 dan revisi kedua Undang Undang No 12 ahun 2008 tentang pemerintah daerah.

“Dengan adanya kejelasan informasi yang diperoleh dari KPU pusat dan Kemendagri maka tak ada keraguan bagi penyelanggara Pilkada di Luwu yakni KPUD Luwu untuk melaksanakan tahapan Pikada Luwu sesuai koridor yang ada,” tegas Lomba. (*)

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FMC -- Lelaki ini merasa gelisah. Ia pun menulis...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR,...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Langkah Menteri pendidikan dan kebudayaan...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua MPR, Hajriyanto Y Thohari...

Politik

Rabu, 15 Mei 2013 MAKASSAR,FAJAR -- Bakal calon bupati Sidrap, Rusdi Masse...

Rabu, 15 Mei 2013 SENGKANG,FAJAR -- Setelah resmi mendapat rekomendasi dari...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Meski telah mengundurkan diri sebagai...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi II DPR dalam masa kerja periode...

Hukum

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua Komisi Yudisial (KY), Eman Suparman...

Rabu, 15 Mei 2013 MALANG,FAJAR -- Wajah dunia pendidikan di Malang tercoreng....

Ekonomi

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- PT PLN (Persero) menyebutkan, pemakaian...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua DPR, Marzuki Alie menyatakan kenaikan...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- Pemerintah menugaskan Perum Badan Urusan...

Hiburan

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ashanty akan memulai perjalanan karirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR – Rachel Maryam geram. Akun...

Rabu, 15 Mei 2013 BEBERAPA waktu lalu, publik sempat yakin bahwa Justin...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA -- Aktris seksi, Kiki Amalia benar-benar terpukul...

Internasional

Rabu, 15 Mei 2013 DAMASKUS,FAJAR – Lebih dari dua tahun...

Selasa, 14 Mei 2013 ROSELLA, FAJAR -- Seorang pria Chicago ditahan kepolisian...

Selasa, 14 Mei 2013 SEOUL,FAJAR - Keputusan mengejutkan muncul dari rezim Kim...

Senin, 13 Mei 2013 PARIS,FAJAR - Seorang turis Perancis yang baru saja kembali...