Home » Makassar Hari Ini » Peristiwa

Sabtu, 05 Januari 2013 | 01:38:24 WITA | 595 HITS
Korban Banjir Kesulitan Makanan

MAKASSAR, FAJAR -- Kesulitan bahan makanan mulai dikeluhkan beberapa warga korban banjir di Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya. Selama dua malam, sekitar 100 kepala keluarga warga perumahan Bumi Tamalanrea Permai (BTP) harus mengungsi di salah satu masjid.

Hadrah, salah seorang warga BTP Blok AE bersama tetangganya, berupaya mencari Posko Bantuan Bencana, Jumat, 5 Januari. Sayang, posko tidak ditemui, malah terjebak banjir karena mesin sepeda motor yang digunakannya kemasukan air.

Menurutnya, sejak banjir menggenangi rumahnya hingga setinggi dada orang dewasa, Kamis, 4 Januari, keluarganya mengungsi ke Masjid Babul Khaer di kompleksnya tanpa membawa bahan makanan. "Kami hanya berharap dari warga lain yang kebetulan membawa kompor dan masih sempat memasak di sekitar masjid," tuturnya.

Namun, mayoritas warga yang mengungsi mulai mengkhawatirkan persediaan bahan makanan yang berkurang. Pilihan kembali ke rumah untuk mengambil bahan makanan juga dinilai sulit, karena tidak memiliki rakit untuk melewati genangan banjir yang masih tinggi.

Suriani, warga lainnya menuturkan, mobil bantuan sempat datang membagikan bahan makanan. Setiap keluarga mendapat bantuan mi instan dan ikan kaleng. Namun, bantuan beras belum juga dibagikan, sehingga hanya menyantap makanan seadanya.

Korban banjir berharap bantuan untuk menyambung hidup sementara dalam pengungsian sambil menunggu surutnya banjir. "Kami ingin sekali banjir cepat surut dan kembali ke rumah," harapnya.

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo mengunjungi korban banjir di kompleks BTN Kodam III menggunakan rakit, kemarin. Mobil yang digunakannya tidak dapat menembus banjir, sehingga menggunakan rakit yang juga digunakan warga untuk transportasi dari rumahnya ke jalan poros utama.

Syahrul memberikan bantuan bahan makanan dan peralatan lain yang digunakan para pengungsi melalui Dinas Sosial. Dia meminta Tagana dan pemerintah setempat mengatur pembagian bantuan.

Pemerintah dan warga setempat juga diminta agar lebih dahulu menyelamatkan korban jiwa sebelum mengevakuasi ternak dan barang. Evakuasi barang juga harus tetap dijaga agar tidak ada korban banjir yang mengalami kerugian karena barangnya dicuri.

"Ini musibah yang harus dihadapi dengan tenang dan sabar. Di sinilah saling tolong menolong. Bantuan ini jangan dikaitkan pilkada. Kita wajib saling membantu menyelesaikan masalah. Banjir biasanya tidak lama, tetapi yang berbahaya dampak sesudah banjir seperti diare dan penyakit lainnya," tegasnya.

Kompleks perumahan BTN Kodam III dan perumahan Bukamata dihuni sekitar 700 kepala keluarga. Sebagian harus mengungsi karena banjir telah menggenang lebih dari satu meter.
Hal sama dilakukan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, kemarin. Ilham meninjau banjir di Nipanipa, Antang, Kecamatan Manggala.

Sebelum makan bersama warga di pelataran Masjid Al Muttaqien, Ilham melaksanakan salat Jumat. Saat bersamaan Ilham juga menyerahkan bantuan untuk penanggulangan banjir sebesar Rp10 juta dan Rp5 juta pemeliharaan masjid.
"Kita mesti memetik hikmah di balik musibah banjir ini," ujar Iilham.

Kawasan ini ditimpa banjir terakhir pada  tahun 2000, sehingga masyarakat tidak menyangka akan mengalami musibah ini lagi.

Ilham juga menyempatkan berkeliling ke lokasi banjir dengan menaiki rakit batang pisang. Dari rumah ke rumah, Ilham menyapa warga sembari melambaikan tangan.
Selain di Antang, Ilham juga menyempatkan diri berkunjung ke titik banjir lainnya di Jl Toa Daeng, Panakkukang.
(rif/sil)

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FMC -- Lelaki ini merasa gelisah. Ia pun menulis...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR,...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Langkah Menteri pendidikan dan kebudayaan...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua MPR, Hajriyanto Y Thohari...

Politik

Rabu, 15 Mei 2013 MAKASSAR,FAJAR -- Bakal calon bupati Sidrap, Rusdi Masse...

Rabu, 15 Mei 2013 SENGKANG,FAJAR -- Setelah resmi mendapat rekomendasi dari...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Meski telah mengundurkan diri sebagai...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi II DPR dalam masa kerja periode...

Hukum

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua Komisi Yudisial (KY), Eman Suparman...

Rabu, 15 Mei 2013 MALANG,FAJAR -- Wajah dunia pendidikan di Malang tercoreng....

Ekonomi

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- PT PLN (Persero) menyebutkan, pemakaian...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua DPR, Marzuki Alie menyatakan kenaikan...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- Pemerintah menugaskan Perum Badan Urusan...

Hiburan

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ashanty akan memulai perjalanan karirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR – Rachel Maryam geram. Akun...

Rabu, 15 Mei 2013 BEBERAPA waktu lalu, publik sempat yakin bahwa Justin...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA -- Aktris seksi, Kiki Amalia benar-benar terpukul...

Internasional

Rabu, 15 Mei 2013 DAMASKUS,FAJAR – Lebih dari dua tahun...

Selasa, 14 Mei 2013 ROSELLA, FAJAR -- Seorang pria Chicago ditahan kepolisian...

Selasa, 14 Mei 2013 SEOUL,FAJAR - Keputusan mengejutkan muncul dari rezim Kim...

Senin, 13 Mei 2013 PARIS,FAJAR - Seorang turis Perancis yang baru saja kembali...