Home » Metro News » Yang Lain

Minggu, 06 Januari 2013 | 01:25:21 WITA | 379 HITS
Becak, Kendaraan Tradisional Legendaris

MAKASSAR,FAJAR -- Hampir semua kota-kota besar di Indonesia memiliki kendaraan tradisional ini. Kendaraan yang digerakkan tenaga manusia itu kian hari kian terpinggirkan. Padahal, pada awal abad ke-20, kendaraan ini  menjadi alat transportasi yang cukup populer. Bersaing dengan kuda ataupun dokar (bendi). Ya, inilah becak. Kendaraan tradisional yang legendaris dan humanis.

SORE kemarin, Sabtu, 5 Januari hujan deras membasahi  Kota Daeng. Di satu ruas Jl AP Pettarani, Dg Po’ja, 45 tahun, tampak celingak-celinguk. Pandangnya tak tentu arah dari balik mantel yang membalut tubuh kecilnya.

Pengayuh becak ini sedang menanti penumpang di sekitar Pasar Tamamau, Kecamatan Panakkukang. Berdiri cukup lama, tak satu pun penumpang yang menghampiri. Kala FAJAR menyapa, lelaki berwajah tirus ini membalas dengan senyum ramah. Diantara desingan mesin kendaraan dan hempasan air hujan, ayah dua anak ini rela berbagi kisah.

“Saya tak pilih bentor karena mengayuh  becak pun cukup bagi saya,” alasannya memulai perbincangan. Lelaki asal Gowa ini mengatakan teman-temannya banyak yang meninggalkan becak dan memilih bentor. Tapi dia kukuh dengan pilihannya. Bertahan mengayuh becak selama 23 tahun.

“Kalau becak saya tak perlu banyak pikiran. Mulai pikirkan bensinnya dan cicilan motornya. Tapi bawa becak, malah membuat kita lebih sehat karena berolahraga tiap hari,” terangnya serius.

Dg Po’ja, boleh jadi telah mewakili pengayuh-pengayuh becak di Kota Daeng yang bertahan dengan arus modernisasi. Mereka bertarung dengan pengemudi kendaraan umum lainnya yang memanfaatkan kemudahan teknologi mesin.

Asal-Usul Becak

Menyusuri asal-usul becak, FAJAR berjumpa dengan Tokoh Tionghoa Sulsel, Arwan Tjahjadi. Kebetulan, Direktur Utama Hotel Losari Group ini pada 12 Desember 2012 lalu, telah meresmikan museum becak yang berpusat di Kuta Bali. “Waktu saya mau dirikan museum becak ini, saya benar-benar berburu becak ke berbagai kota di Indonesia,” ucapnya tersenyum ditemui di Hotel Losari Beach, Kamis, 3 Januari.

Diceritakan anggota DPRD Makassar dua periode itu, becak kali pertama ditemukan di Jepang. Itu pun secara kebetulan. Tahun 1869, seorang pria Amerika yang menjabat pembantu di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jepang. “Dia berjalan-jalan menikmati pemandangan kota Yokohama. Suatu saat dia berpikir, bagaimana cara istrinya yang kakinya cacat bisa ikut berjalan-jalan?” kata Arwan menirukan.

Di situlah mula pria Amerika ini menggambar kereta kecil tanpa atap di atas secarik kertas. Rancangan tersebut ia kirimkan kepada sahabatnya, Frank Pollay. Pollay membuatnya sesuai rancangan Goble lalu membawanya ke seorang pandai besi bernama Obadiah Wheeler. “Dari gambar yang telah disempurnakan itu kemudian dibuatlah becak,” terang suami Fientje Tjahjadi itu.

Orang-orang Jepang yang melihat kendaraan pribadi yang ditarik manusia itu menamakannya “Jinrikisha” yang berarti kendaraan dengan tenaga manusia.

Becak di Makassar

Becak pada mulanya ditemukan di Jepang dalam catatan seorang wartawan Jepang yang berkeliling Indonesia sekitar tahun 1930-an. Pada tahun 1930-an di Makassar, tinggal seorang Jepang bernama Seiko-san. Ia memiliki toko sepeda yang cukup ramai. Namun belakangan penjualan sepeda tidak begitu lancar. Kebetulan, di tokonya terjadi penumpukan bahan-bahan dan peralatan sepeda.

Untuk mengatasi penumpukan tersebut, pemiliknya mencari akal dan menemukan jalan keluarnya. Peralatan tersebut di desain sehingga tercipta kendaraan baru beroda tiga yang dikemudikan oleh satu orang dan bisa ditumpangi dua orang. “Dia membuat kendaraan yang diberi nama “roda tiga” di Makassar dikenal dengan nama Tallu’ Roda. Lalu, tahun 1940-an, berubah nama menjadi becak. Kata becak berasal dari bahasa Tionghoa/Hokkien : be-chia. Berarti, kereta kuda.

Salah seorang turuan Tinghoa yang masih aktif memproduksi becak di Kota Daeng adalah Yusman, 64 tahun. Dia memperkirakan, bahwa becak awalnya masuk di Kota Daeng pada masa penjajahan Jepang. “Saya tidak tahu persisnya seperti apa ceritanya, yang jelas ayah saya yang ikut memproduksi becak di kota ini sejak tahun 1960-an,” beber pemilik toko Arena Jaya, Jl Kalimantan, kemarin petang.

Berbarengan dengan produksi becak di era itu, keluarga Yusman sendiri juga memproduksi sepeda. Namun seiring waktu, produksi becaknya menurun. Ketika tahun 1980-an, puncak keemasan keluarga Yusman memproduksi becak. “Satu hari kami bisa produksi becak 3-4 becak dalam sehari. Tapi mulai menurun sejak dua tahun terakhir karena banyak yang telah memproduksi bentor. Sekarang tetap produksi tapi sisa pesanan,” ulasnya.

Proses rakitan becak menggunakan bahan baku sepeda-sepeda bekas tempo dulu yang didaur ulang. Sepeda bekas itu ditambah dengan komponen besi bekas lainnya. “Saya beli besi di penjual besi rombengan. Lalu dirakit dengan cara dilas ditambah komponen kayu menjadi sebuah  becak,” katanya. (yan-sbi/ars)

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FMC -- Lelaki ini merasa gelisah. Ia pun menulis...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR,...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Langkah Menteri pendidikan dan kebudayaan...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua MPR, Hajriyanto Y Thohari...

Politik

Rabu, 15 Mei 2013 MAKASSAR,FAJAR -- Bakal calon bupati Sidrap, Rusdi Masse...

Rabu, 15 Mei 2013 SENGKANG,FAJAR -- Setelah resmi mendapat rekomendasi dari...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Meski telah mengundurkan diri sebagai...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi II DPR dalam masa kerja periode...

Hukum

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua Komisi Yudisial (KY), Eman Suparman...

Rabu, 15 Mei 2013 MALANG,FAJAR -- Wajah dunia pendidikan di Malang tercoreng....

Ekonomi

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- PT PLN (Persero) menyebutkan, pemakaian...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua DPR, Marzuki Alie menyatakan kenaikan...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- Pemerintah menugaskan Perum Badan Urusan...

Hiburan

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ashanty akan memulai perjalanan karirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR – Rachel Maryam geram. Akun...

Rabu, 15 Mei 2013 BEBERAPA waktu lalu, publik sempat yakin bahwa Justin...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA -- Aktris seksi, Kiki Amalia benar-benar terpukul...

Internasional

Rabu, 15 Mei 2013 DAMASKUS,FAJAR – Lebih dari dua tahun...

Selasa, 14 Mei 2013 ROSELLA, FAJAR -- Seorang pria Chicago ditahan kepolisian...

Selasa, 14 Mei 2013 SEOUL,FAJAR - Keputusan mengejutkan muncul dari rezim Kim...

Senin, 13 Mei 2013 PARIS,FAJAR - Seorang turis Perancis yang baru saja kembali...