Home » Metro News » Nusantara

Senin, 14 Januari 2013 | 13:22:46 WITA | 415 HITS
Kasus Trafficking di Kalbar Masih Marak

PONTIANAK,FO -- Jajaran Polda Kalbar siap menekan kasus perdagangan manusia (trafficking) di wilayah hukumnya. Sebab, kasus tersebut menunjukkan tren yang masih tinggi dan cenderung meningkat. Himpitan ekonomi diduga menjadi faktor utama yang membuat korban mudah termakan iming-iming gaji besar. Hal itu dominan menjadi modus pelaku yang berhasil ditangkap dalam kasus pengiriman TKI ilegal ke Malaysia.

Seperti dikatakan Kapolda Kalbar Brigadir Jenderal Tugas Dwi Apriyanto, kejahatan transnasional bersifat antarnegara yang menonjol di Kalbar salah satunya kejahatan trafficking in person (perdagangan manusia).

Kurun waktu dua tahun terakhir, kata dia, tercatat 47 kasus kejahatan trafficking in person, TKI dan people smuggling (penyelundupan manusia) selama 2012. Sedangkan pada 2011 hanya terdapat 26 kasus yang berarti terjadi kenaikan sebanyak 21 kasus atau 44,7 persen. Dimana, korban asal Kalbar banyak dari daerah Pontianak, Kubu Raya, Sambas, Singkawang dan Sanggau. Sedangkan asal luar Kalbar banyak dari daerah Jabar, Jatim, Jateng, NTB dan Makassar.

"Kita selalu antisipasi daerah perbatasan sebagai lalu lintas barang dan orang. Kita jalin kerjasama dengan Malaysia tangani masalah trafiking, DPO interpol keluar negeri kita tetap pantau," kata Kapolda.

Dia menuturkan, potensi kejahatan transnasional seperti kasus perdagangan manusia di Kalbar diperkirakan akan semakin meningkat. Bahkan marak seiring dengan meningkatnya kemampuan sarana mobilitas warga antar negara. Hal itu, akan berdampak pada meningkatnya pergerakan maupun variasi modus kejahatan lintas negara.

"Sehingga diperlukan penanganan yang lebih serius dibarengi dengan kerjasama antar penegak hukum negara-negara lain," ungkap Kapolda.

Menurut dia, kejahatan antar lintas negara ini diprediksi akan memberikan dampak pada situasi Kamtibmas pada 2013. Beberapa kejahatan transnasional yang diprediksi masih akan terjadi diantaranya perdagangan manusia dan imigran gelap. Jalur Kalbar dipergunakan sebagai pelintasan manusia antar negara.

"Khususnya dari Malaysia, mengingat letak wilayah kita yang memiliki perbatasan darat. Dengan berbagai alasan, mereka menjadikan wilayah Kalbar sebagai lokasi transit pergeseran manusia antar negara," tuturnya.

Kapolda menambahkan, upaya antisipasi ke depan, melalui kerjasama lintas negara. Secara khusus akan dibangun untuk lebih fokus lagi dalam menangani berbagai tindak kejahatan yang bersifat internasional maupun melibatkan kepentingan negara lain.

"Kita akan terus meningkatkan kemampuan secara proporsional dan profesional secara bertahap, namun berkesinambungan dan berlanjut. Baik dalam rangka pembinaan maupun operasional sehingga mampu menghadapi tantangan tugas di masa yang akan datang," tekadnya.

Kasus perdagangan manusia menjadi salah satu atensi kepolisian dalam penindakan dan upaya pencegahan. Wilayah Kalbar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga sehingga rawan tindak kejahatan serupa. Maka diharapkan peran serta masyarakat, jika mengetahui terjadinya tindak kejahatan perdagangan manusia segera laporkan ke pihak berwajib agar dapat ditindaklanjuti.

"Kita akan membangun kerjasama dengan berbagai instansi maupun lembaga baik secara formal maupun informal untuk mempermudah penanganan berbagai permasalahan yang semakin komplek di Kalbar," ujar Kapolda. (jpnn)

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FMC -- Lelaki ini merasa gelisah. Ia pun menulis...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR,...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Langkah Menteri pendidikan dan kebudayaan...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua MPR, Hajriyanto Y Thohari...

Politik

Rabu, 15 Mei 2013 MAKASSAR,FAJAR -- Bakal calon bupati Sidrap, Rusdi Masse...

Rabu, 15 Mei 2013 SENGKANG,FAJAR -- Setelah resmi mendapat rekomendasi dari...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Meski telah mengundurkan diri sebagai...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi II DPR dalam masa kerja periode...

Hukum

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua Komisi Yudisial (KY), Eman Suparman...

Rabu, 15 Mei 2013 MALANG,FAJAR -- Wajah dunia pendidikan di Malang tercoreng....

Ekonomi

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- PT PLN (Persero) menyebutkan, pemakaian...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua DPR, Marzuki Alie menyatakan kenaikan...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- Pemerintah menugaskan Perum Badan Urusan...

Hiburan

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ashanty akan memulai perjalanan karirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR – Rachel Maryam geram. Akun...

Rabu, 15 Mei 2013 BEBERAPA waktu lalu, publik sempat yakin bahwa Justin...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA -- Aktris seksi, Kiki Amalia benar-benar terpukul...

Internasional

Rabu, 15 Mei 2013 DAMASKUS,FAJAR – Lebih dari dua tahun...

Selasa, 14 Mei 2013 ROSELLA, FAJAR -- Seorang pria Chicago ditahan kepolisian...

Selasa, 14 Mei 2013 SEOUL,FAJAR - Keputusan mengejutkan muncul dari rezim Kim...

Senin, 13 Mei 2013 PARIS,FAJAR - Seorang turis Perancis yang baru saja kembali...