Home » Politik

Senin, 29 April 2013 | 21:39:13 WITA | 1418 HITS
Empat Parpol di Sulsel Daftar Caleg Ganda
Temuan Formappi dalam DCS KPU

JAKARTA, FAJAR -- Pelanggaran dalam daftar calon legislatif sementara (DCS) pemilu 2014 mulai bermunculan. Delapan partai politik ketahuan memiliki caleg ganda. Ketiga caleg antaranya berasal dari Sulsel.

Ketiga caleg asal Sulsel yang terdaftar di empat partai politik. Mereka adalah Kasmawati Kasim, Antonius Josephina Maria, dan Abdul Rahman Sappara. Kasmawati merupakan caleg Partai Bulan Bintang (PBB) yang terdaftar di Dapil Sulsel I. Partai ini juga memasukkan Kasma sebagai caleg DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Tenggara.

Selanjutnya Antonius Joshepina Maria terdaftar sebagai caleg Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dari daerah pemilihan Sulsel III. Tetapi PKPI juga memasukkan Antonius sebagai caleg DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Barat.

Abdul Rahman Sappara juga begitu. Rahman didaftar sebagai caleg DPR RI dari Dapil Sulsel I oleh dua partai. Kedua partai itu adalah Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) di dapil yang sama yakni dapil Sulsel I. Di Nasdem, Rahman ditempatkan di nomor urut tujuh sedangkan di Hanura di posisi nomor urut lima.

Temuan caleg ganda ini berdasarkan riset yang dilakukan Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) terhadap data DCS yang dirilis oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU RI).  Koordinator Formappi, Sebastian Salang mengungkapkan banyak duplikasi caleg perempuan di beberapa dapil.

"Banyak caleg yang didaftarkan di dua dapil sampai tiga dapil," kata Koordinator Formappi, Sebastian Salang dalam jumpa pers di kantor Formappi, Matraman, Jakarta Pusat, Minggu, 28 April.

Formappi juga menemukan adanya caleg ganda lintas partai. Misalnya, Tabrani Syabirin yang terdaftar sebagai caleg PDPI di dapil Jabar VII dan caleg Partai Gerindra di dapil Banten II.

Sebastian menilai, kemunculan caleg ganda ini bukan karena kesalahan teknis. Menurutnya, ada upaya untuk memanipulasi DCS terkait syarat kuota keterwakilan perempuan sebanyak 30 persen. Pasalnya, caleg ganda kebanyakan berjenis kelamin perempuan. "Ini bagian dari siasat parpol untuk menunjukan bahwa caleg perempuan banyak. Ini siasat untuk memenuhi beberapa dapil," ujar Sebastian.

Formappi menyebut delapan parpol yang memiliki caleg ganda. Kedelapan partai itu adalah Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai NasDem, Partai Hanura, PDIP, Partai Gerindra, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Koordinator Wilayah Sulawesi DPP NasDem, Akbar Faizal menjelaskan terdaftarnya Rahman di dua partai berbeda ini karena di partai tempatnya sempat berkiprah kembali dimasukkan. Padahal caleg tersebut mengaku tidak pernah mendaftar caleg senayan melalui Hanura.

"Sebenarnya tidak ada yang ganda. Pengakuan Rahman kalau dia tidak pernah mendaftar di Hanura sebagai caleg untuk senayan. Bahkan, atas kejadian ini beliau sendiri sudah mengajukan nota keberatan ke DPP Hanura dan klarfikasi tertulis ke KPU RI," jelas Akbar Faizal.

Akbar menyebut, Rahman memang merupakan salah satu kader Hanura Sulsel sejak dirinya masih bergabung di partai ini. Namun pada pencalegan 2014 ini, dia memilih bergabung dengan NasDem. Dengan klarifikasi yang dilakukan Rahman sendiri ke KPU ini, NasDem berharap nama Rahman di daftar caleg Hanura segera dicoret.

"Berkaitan nama saya muncul di daftar caleg DPR RI Sulsel Dapil I di Hanura, itu dianggap tidak ada karena saya sudah mengundurkan diri dan tidak pernah mendaftar ulang sebagai caleg DPR RI di Hanura. Saya sudah klarifikasi ke DPP Hanura dan KPU secara tertulis. Jadi sekarang saya pilih tetap caleg dapil Sulsel I Partai NasDem," jelas Rahman melalui SMS kepada Akbar Faizal malam tadi.

Wakil Ketua DPP Hanura, Jurmaeni Sakur yang dikonfirmasi terpisah juga menyatakan persoalan tersebut sudah selesai. DPP Hanura sudah mencoret nama Rahman dari daftar caleg setelah ada pernyataan mundur dari caleg tersebut.

"Jadi sudah tidak ada masalah lagi. Pencalegannya di Hanura sudah dibatalkan karena sudah ada pengunduran diri," kata Jurmaeni.

Untuk mengisi kuota caleg yang kosong setelah ada caleg dicoret itu, Jurmaeni menyebut partainya sedang melakukan penggodokan. Caleg Hanura asal Sulsel yang itu sementara digodok oleh tim 9 DPP Hanura. Hanura kata dia memastikan akan mengganti caleg tersebut dengan nama lain sesuai nama yang akan disepakati tim nantinya.

Ketua DPP Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sulsel, Suzanna Kaharuddin juga mengaku akan segera menyelesaikan caleg ganda itu. Anggota DPRD Sulsel ini akan berkoordinasi dengan pengurus pusat PKPI terkait Antonius Joshepina Maria yang terdaftar sebagai caleg DPR RI dari Dapil Sulsel III dan Dapil Kalimantan Barat.

"Kami akan segera bahas dengan DPN. Apakah Antonius tetap di Dapil Sulsel atau di Dapil Kalbar. Kalau memilih di Kalbar, kami akan carikan penggantinya di Dapil Sulsel," katanya.

Hal sama disampaikan Ketua DPW Partai Bulan Bintang (PBB) Sulsel, Syaiful Kasim. Menurut dia, masuknya Kasmawati Kasim di dua dapil berbeda akan segera dituntaskan dengan pengurus DPP PBB di Jakarta. Ia berjanji dalam waktu singkat ini, penyelesaiannya akan segera tuntas. (sah-jpnn/pap)

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FMC -- Lelaki ini merasa gelisah. Ia pun menulis...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR,...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Langkah Menteri pendidikan dan kebudayaan...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua MPR, Hajriyanto Y Thohari...

Politik

Rabu, 15 Mei 2013 MAKASSAR,FAJAR -- Bakal calon bupati Sidrap, Rusdi Masse...

Rabu, 15 Mei 2013 SENGKANG,FAJAR -- Setelah resmi mendapat rekomendasi dari...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Meski telah mengundurkan diri sebagai...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi II DPR dalam masa kerja periode...

Hukum

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua Komisi Yudisial (KY), Eman Suparman...

Rabu, 15 Mei 2013 MALANG,FAJAR -- Wajah dunia pendidikan di Malang tercoreng....

Ekonomi

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- PT PLN (Persero) menyebutkan, pemakaian...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua DPR, Marzuki Alie menyatakan kenaikan...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- Pemerintah menugaskan Perum Badan Urusan...

Hiburan

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ashanty akan memulai perjalanan karirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR – Rachel Maryam geram. Akun...

Rabu, 15 Mei 2013 BEBERAPA waktu lalu, publik sempat yakin bahwa Justin...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA -- Aktris seksi, Kiki Amalia benar-benar terpukul...

Internasional

Rabu, 15 Mei 2013 DAMASKUS,FAJAR – Lebih dari dua tahun...

Selasa, 14 Mei 2013 ROSELLA, FAJAR -- Seorang pria Chicago ditahan kepolisian...

Selasa, 14 Mei 2013 SEOUL,FAJAR - Keputusan mengejutkan muncul dari rezim Kim...

Senin, 13 Mei 2013 PARIS,FAJAR - Seorang turis Perancis yang baru saja kembali...