Inalillahi.. Piknik Keluarga ke Sungai, Anak Tenggelam Dua Hari

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA – Keluarga Armin melalui Idulfitri tahun ini dengan duka mendalam. Betapa tidak, pada hari kedua Lebaran, Senin (26/6), mereka sudah dirundung duka karena hilangnya Andrian (8) di perairan Sungai Karang Mumus (SKM), Sungai Dama, Sungai Pinang. Setelah dua hari pencarian, Selasa (27/6), jasad Andrian ditemukan.

Sebelum tenggelam, Andrian yang tinggal di Jalan Damai, Sidodadi, Samarinda Ilir, diketahui berjalan bersama rekan-rekannya untuk bersilaturahmi ke warga di sekitar SKM. Keluarga sempat menegur agar Andrian tidak terlalu jauh jika hendak bertamu.

Sementara itu, ketika Andrian tercebur ke SKM, Syahril (34) jadi satu-satunya warga sekitar yang menyaksikan dan berusaha menolong korban. “Kepalanya sempat dua kali muncul di permukaan sungai, tapi tidak sempat terpegang,” ujar Syahril.

Mendengar kabar Andrian tenggelam, warga sekitar lantas memasang jaring di sisi hilir dari titik hilangnya Andrian. Mereka berharap, Andrian tersangkut di sana. Tidak lama kemudian, giliran relawan menyusul ke lokasi kejadian untuk menyusuri bantaran SKM. Hingga pukul 21.00 Wita, Andrian tak kunjung ditemukan. Pencarian pun dihentikan, dilanjutkan pada Selasa (27/6) pagi.

Pada pukul 09.45 Wita, jasad Andrian ditemukan. Tangis duka pun pecah di keluarga Andrian. Jasadnya­–mengenakan pakaian biru dan celana panjang–ditemukan 50 meter dari titik hilangnya. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD AW Sjahranie untuk divisum. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan bekas luka karena penganiayaan di tubuhnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor :


Comment

Loading...