Lion Air Kembali Buat Masalah, Diduga Petugas Maskapai Lakukan Calo Dipenjualan Tiket

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Penumpang maskapai penerbangan Lion Air, yakni Radik Risal Putra harus menumpahkan kekecewaannya di media sosial Facebook miliknya.

Kejadiannya pada Sabtu (24/6) lalu,‎ dia mengatakan seharusnya terbang atau flight pada jam 18.55 WIB dengan tujuan Jakarta-Padang. Tapat pukul 18.00 WIB setelah habis buka puasa dirinya pun langsung check in. Namun petugas Lion Air mengaku untuk penerbangan itu check in sudah ditutup.

“Disuruh ke CS sampai di depan CS ternyata banyak yang komplain mungkin sekitar 10 orang yang flight jam 18.55 dan ada juga yang flight 19.20 WIB juga check ini sudah ditutup,” ujar Radik lewat akun Facebook miliknya.

Dia pun mempertanyakan masalah itu, pasalnya di situs Lion Air sendiri penumpang diharuskan check ini 30 menit sebelum keberangkatan. Tapi kanyataannya petugas mengaku check in harus 90 menit sebelum keberangkatan.”Di aturan web Lion Air saja bilang 30 menit check in ditutup. Kok beda?,” keluhnya.

Namun petugas itu memberlakukan refund pada tanggal 25 Juni tanpa bayar. Kata dia logikanya apabila telat untuk check in, biasanya uang akan hangus tetapi malah dibayar penuh. Karenanya dia merasa ada kejanggalan adanya praktik percaloan.

“Muncul kecurigaan tentang praktik kecurangan pihak maskapai dan beberapa calo,” katanya.

Kecurigaan mengenai adanya calo itu makin kuat setelah ada orang dilingkungan bandara menawarkan dirinya tiket seharga Rp 2,3 juta sampai Rp 2,5 juta. Oleh sebab itu, dia memastikan ada permainan orang dalam atau petugas Lion Air.

“Karena dengan sesuka hatinya tutup check in dan refund kemudian menjual kembali tiket dengan selilisi Rp 700 sampai Rp 900 ribu,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, dia pun mengeluh dugaan adanya parktik percaloan itu. “Miris lihat kondisi penerbangan di Indonesia kalau seperti ini, mohon diperbaiki,” pungkasnya. (Fajar/jpg)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...