Tegas.. Sekot Cirebon Ingatkan PNS,  3 Juli Harus Masuk Kerja atau….

Rabu, 28 Juni 2017 - 11:05 WIB

FAJAR.CO.ID, CIREBON – Pemerintah telah menetapkan cuti bersama sebanyak 10 hari pada Idul Fitri 2017 ini. Mulai dari 23 Juni-2 Juli. Dengan waktu yang cukup lama tersebut, PNS diminta bisa masuk kerja di hari pertama nanti.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Asep Dedi mengatakan, cuti bersama merupakan kebijakan pemerintah kepada PNS agar bisa menghabiskan momen Idul Fitri bersama keluarga. Dia mempersilakan waktu libur panjang digunakan untuk pulang ke kampung halaman atau kegiatan keluarga lainnya.

Hanya saja, PNS terikat dengan kewajiban kerja sesuai aturan. Mulai Senin 3 Juli, PNS harus sudah kembali bekerja. “Libur kerja total 10 hari. Itu waktu yang cukup,” ujar Asep, kepada Radar Cirebon (Jawa Pos Group).

Setelah masa liburan selesai, Asep meminta seluruh PNS di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon untuk segera kembali bekerja. Dengan demikian, tanggal 3 Juli sudah bekerja seperti biasa melayani masyarakat.

Pria berkacamata itu mengingatkan, tidak ada lagi libur tambahan. Kalaupun sakit, harus ada surat dokter. Pelanggaran yang terjadi jika tidak masuk kerja di hari pertama, sama seperti pada umumnya. Akumulasi akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Namun, Asep yakin PNS di lingkunga Pemda Kota Cirebon akan masuk bekerja pada hari pertama usai libur panjang Idul Fitri. Untuk memastikan, dia meminta pihak terkait di lingkungan Pemda Kota Cirebon untuk melakukan pendataan terhadap PNS. “Kalau menggunakan absen finger print, pasti terbaca. Saya imbau masuk kerja pada hari pertama,” terangnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pendidikan Pelatihan Daerah (BKPPD) H Anwar Sanusi menambahkan, sanksi bagi PNS yang bolos kerja diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) 53/2010 tentang Disiplin PNS.

Ada jenjang yang akan diberikan. Mulai dari teguran lisan, tertulis, penurunan pangkat sampai pemecatan. “Banyak PNS yang dipecat karena tidak masuk kerja,” tandasnya. (Fajar/jpg)