Terlalu Semangat sampai Jual Narkoba ke Rombongan Polisi, Dasar Bego!

Sabtu, 1 Juli 2017 - 00:47 WIB

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA – Terlalu asyik saat menjajakan narkoba, Ms (39) tidak menyadari bahwa sejumlah pria yang sudah berada di teras rumahnya adalah sekelompok polisi berpakaian sipil. Hasilnya, tanpa perlawanan, Kamis (29/6), jelang berakhirnya libur Lebaran, Ms akan lanjut “berlibur” di penjara. Berstatus anggota jaringan besar narkoba di Samarinda, petugas menyita 10 paket narkoba yang tersembunyi di kediaman Ms, Jalan Bung Tomo, Baqa, Samarinda Seberang.

Menurut Kanit Sidik Resnarkoba Polresta Samarinda Iptu Teguh Wibowo, Ms sudah jadi incaran polisi sejak lama. Hanya, mereka butuh waktu untuk meringkus Ms yang dikenal lihai saat melarikan diri. Salah satunya ketika mereka hendak menyergap Ms di sebuah tempat. Ternyata di sekitar tempat Ms berada, diawasi oleh sejumlah orang yang diduga merupakan anak buahnya. Hanya, pada kemarin, pelariannya berakhir.

Saat ditangkap, Ms sempat berkilah kala disebut menjual kristal mematikan itu. ”Tidak ada (menjual), Pak. Mengonsumsi, ya,” sebutnya kepada petugas. Beruntung, setelah ditelusuri, petugas mendapati 10 paket seberat 18,05 gram. Barang bukti tersebut disimpan di sebuah tas hitam, di dalam kamarnya.

Bahkan, ketika barang bukti ditemukan, dia masih berkelit. Dia menyebut, sabu-sabu itu adalah titipan rekannya. Hanya, Ms kembali dibuat bungkam ketika polisi mendapat bukti percakapan menjurus transaksi narkoba di ponselnya.

“Itu ada yang pesan barang, kok malah bilang enggak jualan,” sebut Teguh. Saat dibawa ke Mapolresta Samarinda, barulah Ms membeberkan semuanya. Dia mengakui barang tersebut adalah barang dagangannya. Menggeluti bisnis haram itu karena tidak memiliki pekerjaan.

Teguh menegaskan, pihaknya kini tengah menyelidiki bandar narkoba yang masuk dalam jaringan Ms. “Sementara masih diselidiki. Kalau identitasnya sudah mulai diketahui, baru kami segera bergerak,” tegas Teguh. (*/dra/ndy/k8)