Gubernur Sultra Resmi Ditahan KPK

Rabu, 5 Juli 2017 - 21:30 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Begitu keluar dari gedung KPK, Rabu malam (5/7/2017) sekira pukul 20.35 WIB, H. Nur Alam langsung menggunakan rompi oranye. Nur Alam resmi ditahan KPK.

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) ini dijebloskan ke rumah tahanan setelah menjalani pemeriksaan yang dilakukan penyidik kurang lebih tujuh jam.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan, KPK melakukan penahanan terhadap tersangka (Nur Alam, red) untuk 20 hari kedepan terhitung mulai Rabu (5/7) di Rumah Tahanan Negara Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK yang berlokasi di Pomdam Jaya Guntur.

“Iya langsung dilakukan penahanan,” katanya di Gedung KPK.

Untuk diketahui, KPK menahan Nur Alam setelah dua kali melakukan pemeriksaan. Terakhir Nur Alam menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada Senin 24 Oktober 2016. Saat itu, Nur Alam menjalani pemeriksaan perdananya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemberian Izin Usaha Pertambangan (IUP) kepada PT Anugrah Harisma Barakah (AHB) dan PT Billy Indonesia.

Nur Alam diduga menerima aliran dana sebesar US$ 4,5 juta dari Richorp International Richorp International merupakan rekan bisnis dari PT AHB dan PT Billy. (dan/kendaripos/fajar)