Ini Ancaman dari Jumlah Utang Negara

Kamis, 6 Juli 2017 21:47

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – DPR membeberkan ancaman yang bisa terjadi disebabkan jumlah utang negara yang mencapai Rp 3.672,33 triliun.Anggota Komisi XI DPR Heri Gunawan mengatakan, apalagi angka itu mayoritas berasal dari Surat Berharga Negara (SBN) yang kepemilikannya dipegang investor asing.Tercatat, total utang pemerintah dalam bentuk SBN hingga Mei 2017 sebesar Rp 2.943,73 triliun (80,2 persen).Sebanyak 39,15 persennya dipegang investor asing dalam jangka menengah dan panjang di atas 5 tahun.Politikus Gerindra ini menyatakan kondisi tersebut memberi ancaman baru.Kontribusi SBN terhadap total pembiayaan utang rata-rata mencapai di atas 100 persen per tahun. Kecanduan yang berlebih terhadap SBN sudah pasti akan meningkatkan risiko fiskal.“Risikonya adalah adanya ancaman pembalikan dana secara tiba-tiba dan dalam jumlah besar (sudden reversal) yang dapat berdampak sistemik, sehingga pasti menekan kestabilan perekonomian nasional,” ungkap Heri.Dikatakan, agresifitas penerbitan SBN dapat memicu perang suku bunga perbankan dan pengetatan likuiditas.Akibatnya, bank akan tetap menawarkan suku bunga deposito di level yang tinggi meski suku bunga acuan terus diturunkan.“Kondisi itu pada akhirnya berujung pada suku bunga kredit yang tetap bertengger di angka double digit. Akibatnya, likuiditas makin sempit dan akhirnya ekonomi riil macet sama sekali,” tambahnya.Hal lain yang juga menyedihkan adalah pembayaran bunga utang telah mencapai di atas Rp 200 triliun pada tahun 2017.

Bagikan berita ini:
9
9
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar