Pesawat yang Jatuh di Nduga Ditemukan dalam Kondisi Hancur

Kamis, 6 Juli 2017 - 17:11 WIB

FAJAR.CO.ID, PAPUA – Awan kelam kembali menaungi dunia penerbangan. Pesawat Pilatus Porter dengan nomor registrasi PK-RCX milik PT Associated Mission Aviation (AMA) yang sempat hilang kontak dalam penerbangan antara Wamena-Darakma pada pukul 11.08 WIT, akhirnya ditemukan dalam kondisi hancur.

Bangkai pesawat ditemukan di kawasan pegunungan antara daerah Hydro dan Mbua, Kabupaten Nduga, Rabu (5/7).

Dari data yang dihimpun Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group) dari Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas I Wamena, diketahui pesawat Pilatus Porter dengan no registrasi PK CRX ini take off dari Bandara Sentani pukul 07.15.

Pesawat yang dipiloti Wauters Mulders dan copilot Valens Ido Naibaho ini terbang ke Tanime, selanjutnya ke Wamena dan menuju Distrik Darakma dengan membawa 3 penumpang dan muatan barang seberat 508 kg.

Hanya saja saat dalam penerbangan dari Wamena menuju Darakma ini, ATC (Air Traffic Control) di Bandara Wamena menyampaikan telah hilang kontak pada pukul 11.08 WIT. Radio komunikasi sempat terdengar suara ribut yang tidak jelas dan pada saat pihak ATC memanggil berulang kali, ternyata sudah tidak ada jawaban dari pilot pesawat naas tersebut.

Pesawat Pilatus milik AMA ini, seharusnya diperkirakan landing di Lapter Darakma pada pukul 11.15 WIT, tetapi sampai lewat batas waktu itu, pihak ATC Wamena maupun pada pihak maskapai AMA tidak bisa menghubungi lagi pilot pesawat.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas I Wamena Resburhany membenarkan adanya pesawat AMA yang hilang kontak tersebut. Menyikapi laporan tersebut, Tim SAR Wamena bersama pihak AMA langsung melakukan pencarian via udara, tepatnya di lokasi yang diperkirakan terakhir terjadi hilang kontak. Pihak AMA mengerahkan 1 helikopter dan 1 pesawat Pilatus lainnya dalam pencarian tersebut.

“Selain pilot dan copilot, dalam pesawat tersebut ada tiga penumpang dewasa yakni Sanabut, Don dan Omdongket, sedangkan untuk total muatannya yang dihitung barang dan penumpang serta pilot dan copilot 703 Kg,”jelasnya.

Dari informasi terakhir, pesawat tersebut akhirnya ditemukan dalam kondisi hancur di kawasan pegunungan antara Hydro dan Distrik Mbua. “Bangkai pesawat ditemukan sekitar 8 nautical mile dari Wamena, namun karena kondisi cuaca yang berkabut, evakuasi belum bisa dilakukan,”ungkapnya. (Fajar/JPG)