Diduga Kantor Disperindag Jatim Dibakar, Ini Kata Polisi

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Penyebab kebakaran yang menghanguskan kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jatim, Kamis (6/7) subuh masih diselidiki polisi. Hingga saat ini, polisi masih mengumpulkan beberapa benda yang ditemukan di TKP.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga memastikan bahwa pihaknya akan terus  menyelidiki kebakaran itu. “Kami sudah kirimkan beberapa sampel barang bukti yang ditemukan kepada Labfor Polda Jatim,” ucap Shinto kepada JawaPos.com, Jumat siang (7/7).

Shinto melanjutkan bahwa pihaknya masih belum bisa menentukan apa pemicu kebakaran itu sebelum hasil pemeriksaan laboratorium tuntas. Soal kapan pemeriksaan lab itu selesai, Shinto tidak bisa memastikannya. Sebab itu menjadi wewenang Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya (Labfor Polda Jatim, Red).

Ditanya soal adanya unsur kesengajaan pada kebakaran tersebut, Shinto enggan mengomentarinya. “Yang jelas kami mencari fakta yang ada. Kalau memang nanti faktanya seperti itu (sengaja dibakar, red) tentu kami akan menyelidiki lebih lanjut,” ucapnya singkat.

Korps berseragam cokelat tidak ingin tergiring tekanan dan kabar yang menduga adanya kesengajaan pada kebakaran tersebut. Pasalnya, posisi Kepala Desperindag Provinsi Jatim dicekal ke luar negeri oleh KPK lantaran kasus dugaan setoran triwulan ke Komisi BDPRD Jatim.

Secara terpisah, Kanitreskrim Polsek Wonocolo AKP Arif Suharto menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengamanan awal saat Tim Labfor mendatangi lokasi. Arif menjelaskan, ada empat benda yang diamankan dari sana. “Ada kabel yang berada di belakang ruang agro, stop kontak, sisa abu dan saklar di ruang agro,” ucap mantan Kanitreskrim Polsek Wiyung tersebut.

Seperti diberitakan, gedung Desperindag Provinsi Jatim hangus terbakar, Jumat subuh (6/7). Api diduga muncul dari ruang agro yang berada di lantai 2. Akibat kebakaran itu, lantai 2 bangunan ludes 100 persen. 15 mobil PMK dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. (Fajar/JPG)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...