Kalimantan Timur Juga Siap Jadi Ibu Kota Negara

FAJAR.CO.ID -- Tak semua sepakat bila ibu kota negara dipindahkan, tapi bila rencana tersebut pada akhirnya dijalankan, Kalimantan Timur mengaku siap dan paling cocok ditunjuk.

Diketahui, wacana pemindahan ibu kota negara bukan kali pertama mengemuka, tapi pemerintah pusat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) kali ini lebih serius. Terbukti, kajian awal pemindahan ibu kota dalam penyusunan.

Palangkaraya, Kalimantan Tengah, lebih diunggulkan. Itu dengan alasan ketersediaan lahan yang luas mencapai tiga kali luas wilayah Jakarta. Kepadatan penduduknya pun masih di bawah 250 ribu jiwa. Jauh di bawah kepadatan penduduk Samarinda dan Balikpapan, dua kota terdepan di Kaltim.

Bahkan, era Presiden Ke-1 RI Soekarno, tepatnya pada 1950-an, wacana ibu kota dapat berpindah ke Palangkaraya mencuat.

Meski demikian, tak membuat surut semangat Kaltim untuk ditunjuk menjadi ibu kota negara.

Khusus Kaltim, lokasi yang diusulkan menjadi ibu kota baru Indonesia adalah kawasan di antara Balikpapan dan Samarinda.

Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak, mengatakan, dari kedua kota itu, Kota Minyak yang dianggap paling siap. Pusat ibu kota nantinya di Teluk Balikpapan.

Dari sisi pemandangan, kawasan tersebut memiliki nilai lebih. Dalam mendukung pemindahan ibu kota, proyek coastal road di sepanjang kawasan tersebut akan dibangun.

Menurut Faroek, daerah-daerah di Benua Etam tetap memiliki kesempatan yang sama menjadi ibu kota negara, tapi provinsi yang dimpimpinnya lebih pas dan paling cocok.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor :


Comment

Loading...