Banci Ngamuk-ngamuk, katanya Kurang Jatah

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Wajah Sugianto yang semula kemayu mendadak berubah 180 derajat.

Tidak ada lagi tangan yang melambai. Justru otot-otot di lengannya yang terlihat. Pria itu seolah unjuk kejantanan.

Sugianto memang marah. Dia baru saja dibikin sakit hati. SP, pasangan sesama jenisnya, hanya membayar murah setelah minta dilayani pijat plus-plus kemarin dini hari.

Lantaran emosional, Sugianto langsung merampas handphone SP. Dia lalu kabur dari sebuah kamar hotel di Jalan Sumatera.

Tetapi, pelariannya tidak lama. Polisi dan warga mudah saja menangkapnya. Sebab, larinya agak mbegagah.

Kanitreskrim Polsek Tambaksari Iptu Farida Aryani menyatakan, setelah merampas handphone milik korban, pria 45 tahun itu sempat lari ke Jalan Sumatera sekitar pukul 00.15.

Namun, tersangka berhasil ditangkap warga yang mendengar teriakan korban.

“Servis sudah bagus kok dibayar Rp 50 ribu. Padahal, saya juga suka sama dia. Nggak mikir dia (SP, Red),” ujar Sugianto.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...